Trump Beri Sinyal Segera Akhiri Perang dengan Iran, Klaim Hampir Menang Telak

BRIEF.ID – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memberi sinyal segera mengakhiri perang dengan Iran, dan mengklaim hampir menang telak. 

Menurut dia, serangan ke Iran sejak 28 Februari 2026 ternyata mencapai target lebih cepat dari jadwal, dan akan menjadi operasi agresi jangka pendek, yang akan diselesaikan sesegera mungkin.

“Saya pikir Anda akan melihat ini menjadi operasi jangka pendek, sangat lengkap dan hampir selesai,” kata Trump, dalam konferensi pers, di Doral, Florida, Senin (9/3/2026).

Presiden Trump mengklaim pasukan militer gabungan AS dan Israel telah menyerang 5.000 target di Iran, dan telah melumpuhkan kemampuan persenjataan negara tersebut.

Menurut Trump, kemampuan rudal Iran telah berkurang menjadi 10%, dan peluncuran drone telah berkurang 83% sejak Iran melancarkan serangan balasan ke Israel dan negara-negara sekutu AS di Timur Tengah pada 1 Maret 2026.

Dia menyebut tujuan serangan pasukan militer AS dan Israel ke Iran cukup lengkap, dan telak menghantam sasaran, sehingga mungkin konflik dapat segera diakhiri.

“Bersama mitra Israel, kami menghancurkan musuh dengan tampilan keahlian teknis dan kekuatan militer yang luar biasa,” ungkap Trump.

Dia menambahkan, pasukan militer AS juga telah menenggelamkan lebih dari 50 kapal Iran, terutama yang menghalangi rantai pasok minyak dunia di Selat Hormuz.

Terkait dengan kepemimpinan di Tehran yang masih menjadi pertanyaan seiring tewasnya Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Trump menyampaikan Gedung Putih telah menyiapkan langkah-langkah untuk mencapai kemenangan total di Iran.

Trump juga memperingatkan Iran bahwa upaya untuk mengganggu pasokan minyak dunia akan memicu serangan terhadap negara itu pada tingkat yang jauh lebih keras.

“Kami akan menghancurkan mereka begitu cepat sehingga mereka tidak akan pernah bisa pulih lagi. Jika mereka ingin bermain, sebaiknya mereka tidak pernah masuk ke permainan itu,” ujar Trump.

Kepemimpinan

Terkait dengan kepemimpinan di Tehran yang masih menjadi pertanyaan seiring tewasnya Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Trump menyampaikan Gedung Putih telah menyiapkan langkah-langkah untuk mencapai kemenangan total di Iran.

“Kami maju dengan tekad yang lebih kuat dari sebelumnya untuk mencapai kemenangan akhir yang akan mengakhiri ancaman ini selamanya,” ungkap Trump.  

Pernyataan itu, menjawab sorotan dunia terhadap tantangan yang dihadapi Trump untuk menyeimbangkan janji kemenangan total dengan konsekuensi ekonomi dan politik.

Jika Pemerintah Iran tidak segera menyerah, lanjutnya, konflik yang berkepanjangan dapat membuat AS menyerang target-target penting tambahan, termasuk fasilitas produksi listrik, untuk melumpuhkan Iran secara total. 

Trump menambahkan, target AS untuk segera mengakhiri perang dengan Iran, juga bertujuan membuat harga minyak dunia segera turun, dan gejolak di pasar global mereda.

Pernyataan Trump tersebut, membuat harga minyak mentah AS turun di bawah US$90 per barel pada penutupan perdagangan Senin (9/3/2026), setelah sebelumnya melonjak di atas US$119 per barel di awal sesi perdagangan.

Selain itu, Bursa Saham Wall Street uga pulih dari tekanan kerugian, dengan indeks S&P 500 naik hingga 1%, tak lama setelah CBS mengunggah pernyataan Trump di platform media sosial X. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Komdigi Tangani Lebih dari 3 Juta Konten Judi Onlen dan 744 Ribu Konten Pornografi

BRIEF - Upaya pemerintah dalam membersihkan ruang digital dari...

Prabowo: Indonesia Relatif Aman dari Krisis Pangan di Tengah Ketegangan Global

BRIEF.ID - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan Indonesia berada...

Kejagung Sita Dokumen Penting dari Kantor Ombusman dan Rumah Eks Komisioner

BRIEF.ID - Penyidik Kejaksaan Agung telah menyita dan mengamankan...

IHSG Berpotensi Technical Rebound

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pada perdagangan...