BRIEF.ID – Komisi XI DPR RI secara resmi memilih Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), masa jabatan 2026–2031 usai menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), Senin (26/1/2026). Thomas yang merupakan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) akan menggantikan Juda Agung, yang mengundurkan diri.
Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun menyatakan, setelah melalui fit and proper test secara terbuka, Thomas berhasil menyingkirkan dua kandidat lainnya, yakni Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro yang merupakan Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia
“Komisi XI DPR telah mengadakan rapat internal, yang diawali rapat pimpinan komisi sebelas bersam delapan poksi yang hadir. Hasil kesepakatan dalam rapat internal adalah Deputi Gubernur BI pengganti Juda Agung adalah Bapak Thomas Djiwandono,” kata Misbakhun.
Misbakhun menyatakan, Thomas dipilih karena figurnya bisa diterima oleh semua partai politik serta kemampuannya menjelaskan pentingnya sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter untuk pertumbuhan ekonomi.
Penunjukan Thomas sempat memicu reaksi pasar dan kekhawatiran analis tentang potensi dampaknya terhadap independensi Bank Indonesia.
Thomas berasal dari keluarga dengan latar belakang di bidang ekonomi. Ayahnya Soedradjat Djiwandono pernah menjabat Gubernur Bank Indonesia. Thomas yang merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto juga dikenal sebagai politisi yang menjabat Bendahara Umum Partai Gerindra sebelum fokus pada tugas pemerintahan. (nov)


