Rupiah Cenderung Stagnan di Level Rp17.600 per Dolar AS

BRIEF.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah cenderung stagnan dengan peluang menguat terbatas di level Rp17.600 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (24/8/2026).

Berdasarkan data transaksi antarbank di Jakarta atau Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, kurs rupiah dibuka menguat tipis 0,02% atau 4 poin ke level Rp17.690 per dolar AS dari level sebelumnya Rp17.694 per dolar AS.

Hingga pukul 10:30 WIB, nilai tukar rupiah terpantau berada di level Rp17.696 per dolar AS, melemah tipis 0,01% atau 2 poin dibandingkan level Rp17.694 per dolar AS.

Pergerakan rupiah yang sempat menguat di awal perdagangan dipengaruhi penurunan harga minyak dunia, meskipun konflik Timur Tengah belum sepenuhnya mereda.

Pada perdagangan hari ini, harga minyak dunia jenis Brent yang menjadi acuan, turun ke level US$93,73 per barel. Sedangkan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) AS melemah di level US$85,28 per barel. 

Selain itu, pelemahan indeks dolar AS juga turun mendongkrak penguatan rupiah. Pada perdagangan hari ini, indeks dolar AS melemah terhadap 6 mata uang dunia nyaris sebesar 1% ke level 98,76.

Meski demikian, rupiah berbalik melemah  seiring aksi profit taking atau ambil untung, yang dilakukan investor untuk memanfaatkan momen masuknya arus modal asing (capital inflow) ke emerging market termasuk Indonesia.

Terkait dengan berbagai faktor tersebut, nilai tukar rupiah hari ini diprediksi menguat terbatas di kisaran level Rp17.650 per dolar AS hingga Rp17.700 per dolar AS. (Jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Investor Asing Mulai Kembali ke Indonesia, Tae Yong Shim Ungkap Sinyal Kebangkitan Saham dan Obligasi

BRIEF.ID - Investor asing mulai kembali menempatkan dananya di...

Rupiah Menguat Seiring Tren Pelemahan Yield US Treasury dan Indeks Dolar AS

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah menguat terhadap dolar...

IHSG Melemah Imbas Aksi Profit Taking, Lebih Dari 300 Saham Turun Harga

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rosan: Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Urea di Vladivostok

BRIEF.ID — Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM merangkap CEO...