Presiden Prabowo Pidato 1 Jam Lebih di Rapat Paripurna DPR, IHSG dan Rupiah Anjlok

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato terkait kebijakan ekonomi dan fiskal Indonesia untuk menyikapi ketidakpastian global, yang telah membuat nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Negara (IHSG) melemah.

Meski demikian, saat presiden menyampaikan pidato, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah justru anjlok. IHSG terkoreksi ke level 6.332, sedangkan rupiah masih berada di level Rp17.704 per dolar AS.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan sengaja meminta waktu untuk menyampaikan kebijakan ekonomi dan fiskal dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

“Kita sekarang sebagai negara menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi yang penuh dengan konflik, ketegangan, dan ketidakpastian.
Oleh karena itu, karena kondisi yang kita hadapi seperti ini, saya berpendapat bahwa Presiden Republik Indonesia harus hadir langsung menyampaikan pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara,” kata Prabowo.

Dia menjelaskan, presiden bertanggung jawab untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia, bertanggungjawab untuk memajukan kesejahteraan, memajukan kecerdasan bangsa, untuk menjaga peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dan ketertiban Indonesia.

Terkait dengan itu, presiden memandang bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekedar dokumen keuangan negara, melainkan alat perjuangan bangsa.

“APBN adalah wujud dari alat perjuangan kita sebagai bangsa, APBN adalah alat untuk melindungi rakyat, alat untuk memperkokoh dasar-dasar dan sendi-sendi ekonomi bangsa, alat untuk memastikan setiap warga negara dapat hidup lebih sejahtera dan sebagai alat untuk menjadi pedoman perjalanan kita ke depan,” tutur Prabowo.

Dengan demikian, lanjutnya, pemerintah menyusun APBN sebagai bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan cita-cita mulia, yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Tahun 1945.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di Tahun 2027 ditargetkan mencapai kisaran 5,8% sampai 6,5%, yang dapat dicapai melalui penerapan strategi ekonomi yang tepat serta kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan.

“Dengan strategi ekonomi yang tepat, kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan, saya yakin ekonomi Indonesia dapat tumbuh pada kisaran 5,8% hingga 6,5% di tahun 2027 menuju pertumbuhan ekonomi 8% pada tahun 2029,” kata Prabowo. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Hadiri Sidang Paripurna DPR RI, Prabowo: APBN Alat Melindungi Rakyat

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto mengatakan, Anggaran Pendapatan dan...

Presiden Prabowo: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2027 Sebesar 5,8% Sampai 6,5%

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia...

IHSG Diprediksi Berpotensi Lanjutkan Pelemahan

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan...

Investor Menantikan Pidato Presiden Prabowo di DPR

BRIEF.ID – Kalangan investor kini menantikan momentum Presiden Prabowo...