Prabowo: Selamat Berpuasa, Mohon Maaf Lahir dan Batin

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat berpuasa bagi umat Islam di seluruh Indonesia seraya memohon maaf lahir dan batin.

“Sekali lagi, bagi yang berpuasa selamat berpuasa, mohon maaf lahir dan batin,” kata Prabowo saat memberikan keterangan pers setibanya  di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta dari  Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/2/2025).

Pada kesempatan itu, Prabowo didampingi Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi,  dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Ia secara khusus mengajak umat Islam untuk menjalankan bulan Ramadan dengan baik, tenang, dan khusyuk.

“Mari kita jalankan bulan Ramadan  ini dengan baik, tenang, dan khusyuk,” ujarnya.

Prabowo juga secara khusus telah menginstruksikan Menko Pangan Zulkifli Hasan bersama Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian memastikan ketersediaan bahan pokok serta mencegah terjadinya kenaikan harga yang spekulatif.

“Saya sudah menyampaikan instruksi kepada Menko Pangan, Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, dan semua menteri terkait untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan mencegah adanya kenaikan dan lonjakan harga yang spekulatif,” kata dia. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Dongkrak Ekonomi Kuartal IV 2026, Pemerintah Siapkan Bantuan Pangan dan BSU Rp31 Triliun

BRIEF.ID – Pemerintah tengah menyiapkan anggaran sebesar Rp31 triliun...

Pemerintah Siapkan 7 Program Ekonomi 2027, PPh Pekerja di Bawah Rp10 Juta Bakal Diperluas

BRIEF.ID - Pemerintah tengah menyiapkan perluasan insentif pajak penghasilan...

APBN 2027 Naikkan TKD Jadi Rp735 T, Pemda Bisa Akses Pembiayaan Inovatif

BRIEF.ID - Pemerintah daerah (pemda) akan mendapat akses pembiayaan...

Skema Recycle KPR Dorong Rumah Subsidi Jadi Aset Hunian yang Terus Berputar

BRIEF.ID – Rumah subsidi yang kembali dikuasai perbankan akibat...