Pilkada Bebas Ambisi Pribadi (Bagian 1)

BRIEF.ID – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang seharusnya menjadi manifestasi dari demokrasi dan otonomi daerah, bukan memperlihatkan wajah suram politik Indonesia.

Alih-alih menjadi sarana untuk memilih pemimpin yang memahami kebutuhan rakyat, Pilkada kerap terjebak dalam pusaran politik transaksional, ambisi pribadi, dan praktik-praktik kotor.

Harapan masyarakat untuk mendapatkan pemimpin yang berintegritas dan mampu membawa kemajuan sering kali pupus di hadapan dinamika politik yang tidak sehat. Dalam situasi ini, pertanyaannya semakin mendesak; bagaimana kita memastikan bahwa proses demokrasi ini melahirkan pemimpin sejati – negarawan yang bebas dari kepentingan diri sendiri, dan berkomitmen penuh terhadap kepentingan rakyat?

Syarat utama seorang pemimpin berkualitas adalah  sudah selesai dengan dirinya sendiri. Artinya, tidak lagi dikuasai ambisi pribadi, tak haus kekuasaan, dan mampu mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya.

Namun, di Indonesia, konsep ini lebih sering menjadi retorika kosong ketimbang kenyataan. Pemimpin yang seharusnya menjadi pelayan rakyat justru banyak yang terjebak dalam perangkap kekuasaan dan kepentingan pribadi.

Jabatan dipandang sebagai alat untuk memperkaya diri, memperkuat dinasti politik, dan mempertahankan status quo, bukan sebagai amanah yang harus diemban dengan integritas. Praktik politik uang, dinasti, dan manipulasi bantuan sosial dalam Pilkada menunjukkan betapa rusaknya sistem politik kita.

Alih-alih memilih pemimpin yang visioner dan berkomitmen pada kepentingan publik, Pilkada sering kali menjadi panggung transaksi politik kotor yang menegaskan bahwa banyak pemimpin belum selesai dengan dirinya sendiri – mereka justru semakin tenggelam dalam kekuasaan yang korup.

Penulis : Dr Benny Susetyo, Pakar Komunikasi Politik

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Minyak Dunia Turun Kala Negara-Negara Teluk Rayakan Idul Fitri

BRIEF.ID - Harga minyak dunia turun kala negara-negara Teluk...

Serangan Rudal Iran Hancurkan Fasilitas Ekspor LNG Qatar, Kerugian Rp337 Triliun

BRIEF.ID - Serangan rudal Iran, yang menghanurkan fasilitas ekspor...

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

BRIEF.ID - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, resmi mengumumkan...

Arab Saudi Rayakan Idul Fitri Besok, Sidang Isbat Digelar 2 Kali

BRIEF.ID - Otoritas Arab Saudi mengumumkan Idul Fitri 1447...