Siapakah Bang Si-hyuk? Tokoh di Balik Sukses BTS

BRIEF.ID – Bang Si-hyuk adalah seorang produser musik, penulis lagu, dan pengusaha asal Korea Selatan yang sangat berpengaruh di industri K-pop. Ia bukan hanya sekadar produser, tetapi seorang visioner bisnis musik yang berperan besar dalam menjadikan K-pop, khususnya BTS sebagai fenomena global.

Bang yang lahir pada 9 Agustus 1972 di Korea Selatan,  dikenal sebagai tokoh di balik kesuksesan BTS.

Kecintaan Bang pada musik dimulai sejak usia muda. Ia pernah menjadi bagian dari sebuah band di sekolah menengah yang membawakan lagu-lagu ciptaannya sendiri, sementara karier penulisan lagunya mulai berkembang di masa kuliahnya.

Pada tahun 1997, Bang mendirikan JYP Entertainment bersama penyanyi-penulis lagu Park Jin-young. Seperti Hybe, JYP saat ini merupakan salah satu dari “empat besar” konglomerat K-pop.

Dikutip dari BBC, Sabtu (25/4/2026), salah satu kesuksesan awal Bang dan Park adalah grup generasi pertama g.o.d, yang memberi mereka reputasi sebagai komposer lagu-lagu hits dan memberi Bang julukan “Hitman Bang”.

Pada tahun 2005, Bang meninggalkan JYP untuk memulai usahanya sendiri, Big Hit Entertainment, yang sekarang dikenal sebagai Hybe. Ia mulai membentuk grup boyband beranggotakan tujuh orang pada tahun 2010, tetapi butuh beberapa tahun bagi BTS, seperti yang kita kenal sekarang, untuk terbentuk.

Awalnya grup ini dibentuk sebagai grup hip-hop, tetapi Bang memutuskan untuk mengadopsi “model idola K-pop” setelah mempertimbangkan “konteks bisnis,” katanya kepada Time dalam sebuah wawancara pada tahun 2019.

Sejak diluncurkan, BTS telah menjadi salah satu grup pop paling sukses dalam sejarah, termasuk menjadi grup Korea pertama yang menduduki puncak Billboard Hot 100 dan grup Asia pertama yang melampaui lima miliar streaming di Spotify.

Saham Big Hit Entertainment memulai debutnya pada Oktober 2020 dengan harga US$ 235 per lembar, lebih dari dua kali lipat harga penawaran umum perdana sebesar US$ 110.

Pada tahun 2019, Bloomberg memperkirakan kekayaan bersih Bang sekitar US$ 770 juta – angka ini kemudian meroket menjadi lebih dari $2 miliar. Hingga bulan lalu, Bang memiliki lebih dari 13 juta saham Hybe, senilai hampir 5 triliun won, menurut Korea CXO Research Institute, sebuah perusahaan analisis korporasi yang berbasis di Seoul.

Pada Desember 2024, regulator keuangan Korea Selatan meluncurkan penyelidikan atas tuduhan bahwa Bang melakukan perjanjian bagi hasil dengan dana ekuitas swasta menjelang debut pasar Hybe, tanpa pengungkapan publik yang semestinya.

Polisi menduga bahwa Bang telah menipu investor yang ada dan perusahaan modal ventura dengan membuat mereka berpikir bahwa tidak ada rencana untuk pencatatan saham publik, dan malah membujuk mereka untuk menjual saham Hybe mereka kepada dana ekuitas swasta yang diduga memiliki hubungan dengannya. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Bitcoin Terpuruk

BRIEF.ID – Harga Bitcoin terpuruk pada Jumat (24/4/2026), meski...

S&P dan Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Optimisme Perundingan AS-Iran

BRIEF.ID – Bursa Wall Street di New York, Amerika...

Siapa Pengambil Keputusan di Iran? Mojtaba Khamenei di Mana?

BRIEF.ID – Pertanyaan yang masih menggantung di atas Teheran...

Departemen Kehakiman AS Hentikan Penyelidikan Terhadap Ketua The Fed Jerome Powell.

BRIEF.ID – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menghentikan penyelidikan...