Penguatan IHSG Diperkirakan Berlanjut

BRIEF.ID – Tren penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (9/4/2026) diperkirakan berlanjut menyusul tercapainya perjanjian gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) – Israel dengan Iran.

Riset Phintraco Sekuritas menyebutkan bahwa IHSG akan bergerak pada resistance 7.400, pivot 7.300, dan support  7.200.  Sedikitnya ada lima saham yang diunggulkan, yaitu BBNI, BBCA, UNVR, ISAT, dan ASII.

“Stochastic RSI juga mengindikasikan penguatan IHSG berpotensi berlanjut,” demikian disebutkan dalam riset itu.

IHSG ditutup menguat di level 7.279,21 atau naik  4,42%) pada perdagangan Rabu (8/4/2026). Penguatan IHSG didorong  koreksi tajam harga minyak mentah setelah Presiden AS Donald Trump setuju untuk menunda rencana penyerangan infrastruktur di Iran, selama dua pekan. 

Secara teknikal, pembentukan histogram positif berlanjut disertai  kenaikan volume beli. IHSG telah menembus level MA5 dan MA20 sehingga diperkirakan  berpotensi menguji level resistance berikutnya di kisaran 7.300-7.350.

Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa  cadangan devisa Indonesia turun ke level US$ 148,2 miliar pada Maret 2026 dari sebelumnya US$ 151,9 miliar di Februari 2026. Ini merupakan level terendah sejak Juli 2024, yang terutama disebabkan oleh upaya BI untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah di tengah meningkatnya tekanan pasar global.

Meskipun demikian, nilai cadangan devisa ini masih relatif aman karena mencakup 6 bulan impor atau 5,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, jauh di atas patokan internasional sekitar 3 bulan impor.

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang merancang aturan baru terkait Rencana Bisnis Bank untuk mendukung program prioritas pemerintah dan UMKM, menjaga stabilitas keuangan, dan pembangunan nasional.

Berdasarkan aturan itu, OJK mewajibkan bank menyusun rencana bisnis secara realistis setiap tahun, dengan memperhatikan sejumlah faktor di antaranya faktor eksternal dan internal yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha bank, prinsip kehati-hatian, penerapan manajemen risiko, dan asas perbankan yang sehat. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Prabowo Kerahkan 17 Pesawat Water Bombing & 1.500 Personel untuk Atasi Karhutla Kalimantan

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat hingga Minggu...

Komisi III DPR Dorong Polri Bongkar Dalang Karhutla

BRIEF.ID - DPR mendesak Polri agar tidak hanya menangkap...

FTSE Russell Depak 29 Saham Emiten Indonesia dari Daftar Indeks Global

BRIEF.ID - FTSE Russell, lembaga penyedia indeks pasar keuangan...

IHSG Terhempas ke Bawah Level 6.500 Imbas Pengumuman FTSE Russell

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...