Pelibatan Sandiaga Uno, Bentuk Totalitas PPP Menangkan Pasangan Ganjar Pranowo – Mahfud MD

BRIEF.ID –  Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy alias Rommy mengatakan,  pelibatan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno  sebagai Ketua Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional (TPN) mencerminkan   totalitas untuk memenangkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada  Pilpres 2024.

“Memang Pak Sandiaga diminta untuk jadi ketua dewan pakar, karena memang Pak Sandi sejak sehari setelah pengumuman Pak Mahfud itu sudah menyampaikan kepada kami di DPP PPP beliau akan all out untuk menangkan pasangan Ganjar-Mahfud,” ujar Rommy  dikutip dari  ANTARA, Sabtu (11/11/2023).

Rommy menyatakan,  masuknya Sandiaga ke TPN sebagai bentuk kolaborasi dengan Ganjar-Mahfud. Menurutnya, Sandiaga memiliki kemampuan di sektor ekonomi riil, sehingga akan memberi nuansa pendekatan ekonomi yang kuat untuk pasangan Ganjar-Mahfud.

“Kalau Pak Ganjar dan Pak Mahfud ini pendekatan politik dan hukumnya kuat, maka Pak Sandi sebagai ketua dewan pakar bersama Pak Arsjad adalah bagian dari figur publik yang menekuni ekonomi riil,” jelasnya.

Hal ini juga sekaligus menjawab seluruh narasi dan keraguan sejumlah pihak terutama partai politik yang masih menyerukan untuk tetap berjalan terus atau move on.

“Lah memang Pak Sandi pun sudah move on dari kapan-kapan, sehingga memang ini jawaban langsung atas skeptisisme itu,” pungkas Rommy.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kenangan Rini A. Djaffar untuk Guruh Soekarnoputra: Disiplin, Karya, dan Cinta pada Seni Budaya

BRIEF.ID - Kepergian Guruh Soekarnoputra meninggalkan kenangan mendalam bagi...

Daya Magis Sheila On 7 dan Orkestra Energi Pestapora Day 2

BRIEF.ID – Waktu menunjukkan pukul 22:00 WIB, namun energi...

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, Sempat Dirawat Insentif di RS Siloam

BRIEF.ID - Guruh Soekarnoputra, seniman sekaligus politisi Partai Demokrasi...

BEI Ubah Batas Harga Minimum Auto Rejection Jadi Rp1 per Saham, Tak Lagi Pakai Presentase

BRIEF.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan mengubah ketentuan...