Lonjakan Harga Bitcoin Dipengaruhi Sentimen Positif

BRIEF.ID –  Analis kripto Reku Fahmi Almuttaqin menilai, lonjakan harga Bitcoin pada Rabu (14/5/2025) yang sempat menyentuh angka US$ 104.700  dipengaruhi serangkaian sentimen positif, terutama data inflasi indeks harga konsumen (CPI) AS yang lebih rendah dari perkiraan.

Ia mengatakan terdapat optimisme investor di pasar kripto dan saham AS yang turut dipicu oleh laporan inflasi CPI yang menunjukkan penurunan ke 2,3%, lebih rendah dari ekspektasi ekonom di 2,4%, dan menjadi angka terendah sejak 2021.

“Terlepas dari ketidakpastian terkait dampak kebijakan dagang Presiden Trump yang masih membayangi, perkembangan tersebut menggambarkan kondisi ekonomi AS yang masih cukup solid,” kata Fahmi  di Jakarta, Rabu (14/5/2025).

Ia mengatakan, faktor lain yang turut memengaruhi adalah pernyataan  Presiden AS Donald Trump, serta berita bahwa Coinbase resmi bergabung dengan indeks S&P 500 sehingga mendorong harga Bitcoin  menyentuh US$ 104.700, mendekati level US$ 105.000. Sementara itu, Ethereum sempat melonjak 9% ke US$ 2.700, memimpin kenaikan altcoin lainnya.

Saham AS seperti Coinbase (COIN)  meroket 24% karena diprediksi akan menerima aliran dana baru hingga US$ 16 miliar  dari perusahaan-perusahaan pengelola dana yang mengikuti indeks S&P 500.

Sementara itu, pasar saham AS juga ditutup menguat pada Selasa (13/5/2025), dengan S&P 500 naik 0,7 persen dan mencatat kinerja positif untuk tahun ini, pertama kalinya sejak Februari.

Menghijaunya pasar Saham AS ini didorong oleh lonjakan saham teknologi seperti Palantir (+8,1%), Super Micro Computer (+16%), Tesla (+4,9%), dan Nvidia (+5,6%). Nasdaq juga menguat 1,6%.  Dow Jones turun 0,6% akibat penurunan saham UnitedHealth sebesar 18% setelah CEO-nya mengumumkan pengunduran diri

Dari sisi kebijakan, kesepakatan dagang terbaru AS dengan Inggris dan Tiongkok, serta pelonggaran tarif barang bernilai rendah dari Tiongkok, turut memberi sinyal positif bagi pasar.

Namun, investor terlihat masih cukup berhati-hati di tengah tren positif yang terjadi saat ini, terlihat dari kenaikan harga emas sebagai aset lindung nilai sebesar 0,6% ke US$ 3.240,30. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diyakini Terus Meningkat

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto optimistis  pertumbuhan ekonomi Indonesia...

WEF Davos 2026, Prabowo Ungkap Fondasi Utama Indonesia Menjaga Stabilitas Fiskal

BRIEF.ID –  Presiden Prabowo Subianto  mengungkapkan  kebijakan ekonomi Indonesia,...

Presiden Prabowo Tandatangani Board of Peace Charter di Davos

BRIEF.ID – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menjadi...

Kemenkes Buka Jalur Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis Rumah Sakit

BRIEF.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka jalur pendidikan dokter...