BRIEF.ID – Iran melancarkan serangan ke Israel sebagai balasan terhadap serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel di wilayah Iran.
Iran menembakkan ratusan rudal balistik dan drone ke berbagai target di Israel,termasuk markas militer Israel dan kompleks industri pertahanan di Tel Aviv.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Iran Esmail Baghaei menyebut serangan balasan ini sebagai operasi militer terbesar dalam sejarah angkatan bersenjatanya.
Konflik yang melibatkan Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Iran kini berkembang menjadi perang besar di Timur Tengah dengan dampak ekonomi dan politik global.
Baghaei menyatakan bahwa operasi militernya adalah balasan terhadap serangan AS dan Israel terhadap wilayah Iran.
“Pasukan Iran membela kedaulatan nasional dan integritas wilayah Iran dari tindakan agresi,” ujarnya.
Ia menyatakan, serangan awal AS–Israel sebagai tindakan ilegal dan melanggar hukum internasional sehingga tidak ada gencatan senjata.
“Tidak ada gunanya membicarakan gencatan senjata. Kami memperingatkan akan melakukan “pembalasan yang menghancurkan” jika serangan terhadap Iran terus terjadi,” kata Baghaei. (The Daily Telegraph/Associated Press/nov)


