IHSG Sesi I Ditutup Di Zona Hijau Ditopang Saham Sektor Pertambangan 

IBRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup di zona hijau pada sesi I perdagangan hari ini, Rabu (25/2/2026). Penguatan IHSG terutama ditopang saham-saham sektor pertambangan dan barang konsumsi, yang kembali diborong investor

Pada awal sesi I perdagangan saham hari ini, IHSG dibuka menguat di level 8.137, bahkan sempat melesat sebesar 1,11% atau 91,53 poin ke level 8.372.

Hingga sesi I perdagangan saham ditutup atau sekitar pukul 12:00 waktu JATS, IHSG tercatat menguat 0,60% atau 49,356 poin di level 8.330. Sepanjang 3 jam perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 8.373, dan level terendah di 8.259.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 319 saham naik harga, 329 saham turun harga, dan 169 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Volume saham yang ditransaksikan terpantau mencapai 31,95 miliar lembar,d engan frekuensi transaksi sebanyak 1.739.267 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp16,693 triliun.

Saham-saham yang berkontusi membuat IHSG bertahan di zona hijau, terutama dari sektor pertambangan dan barang konsumsi, yang sempat mengalami koreksi beberapa hari terakhir.

Investor nampaknya kembali mengoleksi saham sektor pertambangan dan barang konsumsi yang dinilai cukup murah, seiring koreksi yang terjadi sejak pekan lalu.

Di sektor pertambangan, saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Perusahaan Gas Negara Tbk 9PGAS), dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), menguat di kisaran 3%-4%.

Adapun saham INCO melesat 4,64% atau Rp325 menjadi Rp7.325 per lembar, PGAS naik 3,11% atau Rp70 menjadi Rp2320 per lembar, dan ADRO menguat 3,06% atau Rp70 menjadi Rp2.360 per lembar.

Sementara di sektor barang konsumsi, saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR), mengalami kenaikan di kisaran 2%-4%.

Harga KLBF terpantau menguat sebesar 4,25% atau Rp45 menjadi Rp1.105 per lembar, GGRM naik 2,87% atau Rp450 menjadi Rp16.150 per lembar, dan MYOR melonjak 2,34% atau Rp50 menjadi Rp2.190 per lembar.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat di kisaran level support 8.250, dan level resistance 8.380. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

23.509 Wajib Pajak Terancam Dikejar hingga Diblokir dari Layanan Publik

BRIEF.ID - Sebanyak 23.509 wajib pajak terancam dikejar bahkan...

BSI Cetak Pembiayaan Multiguna Rp68,48 Triliun pada Desember 2025

BRIEF.ID - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencetak...

Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak, Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae

BRIEF.ID - Gelombang dukungan dari tokoh nasional hingga akademisi...

Indonesia Daily Brief (February 25, 2026)

TOP NEWS Reuters — The U.S. Commerce Department has imposed...