BSI Cetak Pembiayaan Multiguna Rp68,48 Triliun pada Desember 2025

BRIEF.ID – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencetak pembiayaan multiguna senilai Rp68,48 triliun secara tahunan atau year-on-year (YoY) pada Desember 2025.

Sekretaris Perusahaan BSI, Wisnu Sunandar, mengatakan pembiayaan multiguna menunjukkan tren meningkat seiring kebutuhan nasabah mengakses layanan selain kredit rumah dan kredit kendaraan bermotor (KKB).

Adapun pembiayaan multiguna yang disediakan BSI dan banyak diminati nasabah yang berbasis agunan seperti sertifikat tanah, hingga Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB)

“BSI berkomitmen untuk terus memberikan pilihan layanan pembiayaan multiguna, baik yang berbasis agunan seperti sertifikat tanah atau BPKB, maupun tanpa agunan terutama untuk nasabah payroll BSI,” kata Wisnu, seperti dikutip Kontan.co.id, Rabu (25/2/2026).

Dia optimistis layanan pembiayaan multiguna akan terus meningkat di kuartal I 2026, seiring momen Tahun Baru, Hari Raya Imlek, hingga Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Wisnu menyampaikan, tren pembiayaan multiguna biasanya meningkat menjelang Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, disebabkan kebutuhan masyarakat cenderung melonjak, baik untuk kebutuhan pokok maupun konsumer.

Terkait dengan itu, BSI mencoba memperluas layanan pembiayaan multiguna dengan menyasar kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga tenaga medis yang menjadi nasabah payroll.

“Saat ini, kami menyasar nasabah terutama dari kalangan ASN, BUMN, dokter dan karyawan rumah sakit, yang berbasis payroll untuk mitigasi pembiayaan yang tumbuh dengan kualitas terjaga,” ujar Wisnu.

Dia mengungkapkan, kemudahan pelayanan bagi nasabah terus dibangun sebagai bagian dari layanan one stop solution, baik untuk bank syariah maupun bank emas.

Selain itu, lanjutnya, BSI juga memberikan kemudahan layanan pembiayaan yang dapat diakses di mana dan kapan saja, yakni melalui platform BYOND By BSI atau BSI Mitraguna Online.

Wisnu menambahkan, BSI juga senantiasa memberikan solusi pembiayaan untuk islamic ekosistem, seperti layanan pembiayaan umroh dan haji khusus melalui pembiayaan Mitraguna Haji Khusus, yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah dengan plafond pembiayaan menarik sampai dengan Rp1 miliar dengan tenor sampai dengan 10 tahun.

“Melalui berbagai layanan ini, BSI berharap dapat menjadi solusi pembiayaan yang dapat diakses oleh nasabah untuk memenuhi berbagai kebutuhan,” tutur Wisnu. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

OJK Hormati Penilaian MSCI, Tegaskan Komitmen Penegakkan Hukum Pasar Modal

BRIEF.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghormati penilaian dan...

Status Pasar Modal Terancam Turun jadi Standalone Market, BEI Buka Suara

BRIEF.ID - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey...

IHSG Ambruk ke Level 5.200 Imbas Laporan MSCI, 771 Saham Turun Harga

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

MSCI Nilai Reformasi Pasar Modal Indonesia Belum Optimal, Usul Status Turun ke Standalone

BRIEF.ID - Penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International...