IHSG Sesi I Bertahan di Zona Hijau, Aksi Profit Taking Masih Berlanjut

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) bertahan di zona hijau pada penutupan sesi I perdagangan akhir pekan, Jumat (12/12/2025).

Aksi ambil untung atau profit taking masih mewarnai bursa selama sesi I perdagangan, terutama ada saham-saham perbankan, konsumsi, dan konstruksi.

Pada penutupan sesi I perdagangan saham hari ini, IHSG menguat 0,45% atau 38,635 poin ke level 8.659. Selama tiga jam perdagangan, IHSG sempat menyetuh level tertinggi di 8.665,  dan levelterendah di 8.585.

Sebelumnya pada awal perdagangan saham, IHSG dibuka menguat 0,12% atau 10,55 poin ke level 8.631. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,11% atau 0,94 poin ke posisi 848,03.

Data perdagangan BEI di akhir sesi I menunjukkan sebanyak 339 saham turun harga, 313 saham naik harga, dan 144 saham lainnya tidak  mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan mencapai 31,288 miliar lembar, dengan frekuensi sebanyak 1.779.537 kali, dan nilai transaksi  sebesar Rp16,262 triliun.

Saham-saham unggulan baik big caps maupun lapis kedua sebagian  besar terseret ke zona merah, seiring aksi profit taking yang dilancarkan investor.

Meski demikian, IHSG tetap bertahan di zona hijau seiring kenaikan signifikan saham-saham perusahaan milik taipan, termasuk dari Grup Bakrie.

Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Barito Paacific Tbk (BRPT) milik Prajogo Pangestu terpantau berada di zona hijau. Saham BREN naik 1,32% atau Rp125 menjadi Rp9.575  per lembar, sedangkan saham BRPT naik 0,27% atau Rp10 menjadi Rp3.650.

Sementara itu, saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) milik Grup Bakrie, juga terpantau naik signifikan.

Saham BRMS melesat 20.30% atau Rp200 ke level Rp1.185 per lembar, sedangkan saham ELTY melonjak 7,69% atau Rp3 menjadi Rp42 per lembar.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi masih bergerak fluktuatiif seiring aksi profit taking secara cepat, yang dilancarkan investor. IHSG diprediksi akan berada di level support 8.580 dan level resistance 8.680. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

PLAVE Donasikan 100 Juta Won Bantu Anak-Anak di Seluruh Dunia  

BRIEF.ID – Grup idola virtual asal Korea Selatan, PLAVE,...

Ini 8 Komoditas Pemicu Lonjakan Inflasi di Oktober 2026

BRIEF.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan ada 8...

IHSG Balik Arah ke Zona Hijau Imbas Pengumuman S&P Global Soal PMI Indonesia

BRIEF.ID Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek...

Inflasi Oktober 2026 Naik Jadi 3,23% YoY, Dipicu 3 Kelompok Ini

BRIEF.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan inflasi Oktober...