IHSG Menguat Ditopang Saham Emiten Prajogo Pangestu, BREN Melesat 7,53%

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini, Selasa (15/7/2025), menguat ditopang saham-saham emiten (perusahaan tercatat) milik orang terkaya di Indonesia, Prajogo Pangestu.

Pada awal sesi I perdagangan hari ini, IHSG dibuka naik 0,03% atau 2,46 poin ke level 7.099. Sebaliknya, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan terkoreksi 0,18% atau 1,38 poin ke posisi 775,90.

Hingga pukul 10:45 waktu JATS, IHSG terpantau bergerak fluktuatif dan berada di level 7,102. Selama 1 jam 45 menit perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.161 dan level terendah di 7.079.

Data BEI menunjukkan sebanyak 203 saham naik harga, 350 saham turun harga, dan 236 saham tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan mencapai 9,414 miliar lembarmd engan frekuensi transaksi sebanyak 865.774 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp7,714 triliun.

Penguatan IHSG terutama ditopang saham-saham emiten milik Prajogo Pangestu, antara lain PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang melonjak hingga 7,53%.

Saham BREN diborong investor sejak awal perdagangan, hingga terpantau mengalami kenaikan harga sebesar Rp550 atau 7,53% menjadi Rp7.850 per lembar.

Meski saham-saham emiten milik Prajogo Pangestu menjadi penopang IHSG pada perdagangan kemarin, Senin (14/7/2025), di hari ini hanya BREN dan PT Petrosea Tbk (PTRO) yang berada di zona hijau.

Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terkoreksi 4,76% atau Rp100 menjadi Rp2.000 per lembar, dan yang paling parah PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) terpangkas 90,10% atau Rp15.205 menjadi Rp1.670 per saham.

Gelaran Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) menjadi sentimen positif bagai pelaku pasar, yang sebagian besar memprediksi suku bunga acuan atau BI-Rate akan ditahan.

Selain itu, pelaku pasar juga menanti rilis data profil kemiskinan dan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia semester I 2025 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang dijadwalkan hari ini.

Dari luar negeri, investor juga mencermati ancaman terbaru Presiden AS, Donald Trump, yang akan memberlakukan tarif impor 100% terhadap Rusia, dan aksi balasan Uni Eropa atas ancaman tarif impor dari AS.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi masih bertahan di zona hijau dengan bergerak di level support 7.090 hingga level resistance 7.160. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Lanjutkan Tren Melemah, BBCA dan BBNI Jadi Pemberat

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Masih Melemah, Rilis APBN KiTa Jadi Sorotan Pelaku Pasar

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah masih melemah di...

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2.770.000 per Gram, Investor Tunggu Hasil Perundingan Damai AS-Iran

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Indeks Bursa Wall Street Ditutup Mixed

BRIEF.ID – Indeks di Bursa Wall Street, New York,...