BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melaju kencang ke level 7.200 ditopang aksi borong investor terhadap saham 4 bank besar.
Pada awal sesi I perdagangan saham hari ini, Rabu (8/4/2026), IHSG dibuka melesat 2,75% atau 191,37 poin ke level 7.162. Hingga sesi I perdagangan saham berakhir, IHSG ditutup melejit 3,39% atau 236,13 poin di level 7.207.
Selama 3 jam perdagangan saham berlangsung (pukul 09:00-12:00 waktu JATS, IHSG terus bergerak di zona hijau, sempat menyentuh level tertinggi di 7.214, dan level terendah di 7.118.
Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 566 saham naik harga, 134 saham turun harga, dan 114 saham tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.
Adapun volume saham yang ditransaksikan menccapai 26,859 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.437.591 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp12,995 triliun.
IHSG melaju kencang sejak awal perdagangan saham hari ini, seiring sentimen positif kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran selama 2 pekan.
AS dan Iran sama-sama setuju menghentikan serangan dan tidak menggunakan kekuatan senjata apapun dalam kurun waktu dua minggu ke depan. Selain itu, Iran juga setuju membuka kembali Selat Hormuz, yang menjadi jalur utama distribusi minyak dunia.
Kabar tersebut membuat harga minyak dunia anjlok di atas 13% dan terhempas dari level US$100 per barel, diikuti indeks dolar AS yang turun 0,94% ke level 98,92.
Sebaliknya, kabar mengenai kesepakatan gencatan senjata membuat pasar keuangan global kembali bergairah, antara lain ditandai dengan kenaikan indeks saham dan mata uang negara-negara di kawasan Asia.
Di BEI, investor kembali memborong saham-saham potensial, yang harganya telah terkoreksi cukup dalam dalam sebulan terakhir, sejak AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Maret 2026.
Saham 4 bank besar, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Rakyat Indoensia Tbk (BBRI), terpantau mengalami lonjakan harga signifikan karena ramai diborong investor.
Harga BBCA terpantau naik 4,62% atau Rp300 menjadi Rp6.800 per saham, BMRI melonjak 3,33% atau Rp150 menjadi Rp4.660 per lembar, BBNI melesat 6,27% atau Rp220 menjadi Rp3.730 per saham, dan BBRI naik 3,72% atau Rp120 menjadi Rp3.350 per lembar.
Selain itu, saham sektor pertambangan dan energi juga melonjak signifikan, antara lain PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 6,45% atau Rp300 menjadi Rp4.950 per lembar.
Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi menguat hingga akhir perdagangan, dengan bergerak di zona hijau pada kisaran level support 7.150 hingga level resistance 7.250. (jea)


