IHSG Hari Ini Melemah Jelang Rapat Dewan Gubernur BI Januari 2025

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini, Senin (13/1/2025), melemah menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) Januari 2025.

Pada sesi awal perdagangan hari ini, IHSG dibuka melemah 0,03% atau 2,11 poin ke levek 7.086. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,29% atau 2,35 poin ke posisi 818,08.

Hingga pukul 10.00 waktu JATS, IHSG terpantau masih bergerak di zona merah dan berada di level 7.088. IHSG bahkan sempat terpuruk ke level terendah di 7.054.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 270 saham turun harga, 256 saham naik harga, dan 246 saham tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan mencapai 5,471 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 517.375 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp3,056 triliun.

IHSG hari ini diperkirakan bergerak sideways dengan kecenderugan melemah, seiring sikap wait and see atau menunggu yang diterapkan pelaku pasar menjelag RDG BI Januari 2025.

Dalam RDG tersebut, akan dibuat keputusan terkait kebijakan suku bunga acuan atau BI-Rate di tengah pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Selain itu, pelaku pasar juga mencermati kebijakan moneter BI untuk menghadapi ketidakpastian politik dan geopolitik glolal, terutama kebijakan ekonomi Donald Trump, yang akan dilantik menjadi Presiden RI pada 20 Januari 2025.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Bitcoin Dekati US$ 65.000, Investor Waspadai Risiko Chain Split

BRIEF.ID - Harga Bitcoin kembali mendekati level US$ 65.000,...

Lee Dae Hwi AB6IX Gabung Off The Record Entertainment, Reuni dengan Kim Jae Hwan

BRIEF.ID – Lee Dae Hwi, anggota grup K-pop AB6IX,...

BTS Puncaki Peringkat Reputasi Merek Boy Group Agustus 2026

BRIEF.ID – BTS kembali menduduki posisi teratas dalam peringkat...

Kasus Korupsi MBG, Kejagung telah Periksa 80 Orang Saksi

BRIEF.ID - Kejaksaan Agung menjamin tidak akan menghentikan perkara...