BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/5/2026) ditutup menguat 35,36 poin atau 0,50% ke level 7.092,47.
Sebanyak 363,6 juta lot saham diperdagangkan dan membukukan nilai transaksi Rp17,07 triliun. Saham-saham top gainers LQ45 adalah UNVR, MBMA, ESSA, HRTA, AMRT, PGEO, dan ANTM. Sedangkan top losers yaitu CUAN, AMMN, AADI, ITMG, BBNI, ASII, dan TOWR.
Dilaporkan bahwa saham-saham basic industry leading setelah naik sebesar 1,91%. Adapun saham-saham sektor basic industry yang menguat, antara lain TPIA yang menguat 4,94%, IMPC +1,33%, TKIM +0,88%, dan INKP +1,88%.
Di sisi lain, saham-saham sektor kesehatan terpuruk, turun 0,65%, yang tercermin pada pelemahan HEAL yang turun 5,09%, MERK -5,02%, SILO -1,24%, dan SIDO -0,83%.
Bursa Asia
Perdagangan saham di Bursa Asia melonjak setelah Presiden AS Donald Trump memuji “kemajuan besar” menuju “kesepakatan akhir” dengan Teheran.
Trump berjanji akan menghentikan sementara operasi pengawalan kapal melalui Selat Hormuz, yang membawa sekitar seperlima minyak global yang sejak akhir Februari diblokade Iran.
Kepala Riset Pepperstone Group Ltd Chris Weston mengatakan, situasi ini mendorong investor membeli dan menempati posisi di saham-saham unggulan tahun 2026.
“Terdapat beberapa pembelian saham sektor material di S&P 500, tetapi sektor teknologi terus menarik sebagian besar aliran dana, terutama Apple dan saham-saham di sektor memori,” kata dia.
Sementara itu, imbal hasil obligasi Pemerintah AS tenor 10 tahun tetap stabil di 4,424%. Di pasar valuta asing, indeks dolar AS terhadap enam mata uang utama, turun 0,3% menjadi 98,02.
Harga emas naik 2,1% menjadi US$ 4.651,84. Di pasar mata uang kripto, bitcoin turun 0,5% menjadi US$ 81.264,67, dan ether turun 0,8% menjadi US$ 2.364,40.
Pada penutupan perdagangan menunjukkan Indeks Nikkei225 (Jepang) libur dan Indeks Topix (Jepang) libur. Shanghai Composite (Tiongkok) naik 1,17% ke level 4.160; Shenzhen Component (Tiongkok) menguat 2,33% ke 15.459; CSI 300 (Tiongkok) +1,45% ke 4.877; Hang Seng (Hong Kong) +1,22% ke 26.21; Indeks Kospi (Korsel) +6,45% ke 7.384; Taiex (Taiwan) +0,91% ke 41.138; dan S&P/ASX200 (Australia) +1,30% ke 8.793.
Sementara itu, mata uang Asia tercatat Yen Jepang naik 1,11% menjadi 156,13 per Dolar AS; SGD naik 0,42% menjadi 1,2700 per Dolar AS; AUD naik 0,88% ke posisi 0,7246 per Dolar AS;
Rupiah menguat 0,21% menjadi 17.387 per Dolar AS; Rupee melaju 0,47% ke 94,8438 per Dolar AS; Yuan melaju 0,21% ke 6,8146 per Dolar AS; Ringgit Malaysia menguat 0,35% ke 3,9480 per Dolar AS; dan Baht Thailand naik 0,67% ke 32,3440 per Dolar AS.
Bursa Eropa Menghijau
Saham-saham di Bursa Eropa dilaporkan menghijau pada perdagangan Rabu (6/5/2026) sebagai respons terhadap penurunan harga minyak.
Tak lama setelah bel pembukaan, indeks acuan bursa Eropa, Stoxx 600 langsung melesat 1,1%. FTSE 100 London dibuka 1,2% lebih tinggi, pulih dari kerugian besar pada hari Selasa. Sementara CAC 40 Prancis dan Dax Jerman memulai hari dengan kenaikan 1,1%.
Pada Rabu (6/5/2026) harga minyak turun seiring meningkatnya ekspektasi bahwa pasokan yang tertahan dari kawasan penghasil minyak utama di Timur Tengah dapat kembali mengalir.
Harga minyak mentah Brent berjangka turun US$ 1,69, atau 1,5% menjadi US$ 108,18 per barel, setelah turun 4% pada sesi sebelumnya. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka turun US$ 1,67, atau 1,6%, menjadi US$ 100,60, setelah turun 3,9% sehari sebelumnya. (nov)


