BRIEF.ID – Militer Amerika Serikat (AS) menembak sebuah kapal tanker minyak berbendera Iran, pada Rabu (6/5/2026), disaat Presiden AS Donald Trump berupaya menekan Teheran untuk mencapai kesepakatan demi mengakhiri perang. Republik Islam Iran menyatakan sedang meninjau proposal terbaru yang dilayangkan AS.
Sebuah jet tempur menembak kemudi kapal tanker di Teluk Oman saat kapal itu mencoba menerobos blokade AS terhadap pelabuhan Iran, kata Komando Pusat AS dalam sebuah unggahan di media sosial.
Serangan itu terjadi ketika Iran dan AS secara resmi berada dalam status gencatan senjata. Trump mengancam Teheran akan melancarkan gelombang pemboman baru jika tidak dicapai kesepakatan, yang mencakup pembukaan Selat Hormuz.
Trump mengunggah di media sosial bahwa perang dua bulan itu dapat segera berakhir serta pengiriman minyak dan gas alam yang terganggu oleh konflik dapat dimulai kembali. Tetapi dia mengatakan itu tergantung pada Iran yang menerima kesepakatan yang dilaporkan yang tidak dirinci oleh presiden.
“Jika mereka tidak setuju, pemboman akan dimulai,” tulis Trump. (Associated Press/nov)


