IHSG Dibayangi Tren Bearish, Investor Waspadai Level Support 4.900 Pekan Ini

BRIEF.ID – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini diperkirakan masih dibayangi tekanan bearish. Kondisi tersebut menyusul pelemahan IHSG pada penutupan perdagangan Jumat (30/10/2026) yang berakhir di level 5.057,05 atau terkoreksi 0,80%.

Phintraco Sekuritas dalam risetnya memperkirakan IHSG akan bergerak dengan level resistance di 5.200, pivot 5.000, dan support 4.900. Dengan kondisi pasar yang masih rentan terhadap tekanan, investor disarankan mencermati pergerakan indeks serta perkembangan sentimen global dan domestik.

Sejumlah saham yang menjadi pilihan atau unggulan untuk diperhatikan pada pekan ini antara lain LSIP, ASII, HMSP, ADRO, dan INDF.

Tekanan terhadap pasar saham domestik tidak terlepas dari perkembangan bursa global. Indeks-indeks utama Wall Street ditutup melemah cukup signifikan pada Jumat (30/10/2026), dipicu koreksi saham-saham terkait kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta meningkatnya kehati-hatian investor menjelang pemilu paruh waktu atau midterm elections di Amerika Serikat.

Kekhawatiran investor terhadap sektor teknologi meningkat setelah laporan keuangan dan proyeksi kinerja sejumlah emiten teknologi berada di bawah ekspektasi pasar. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai potensi perlambatan pertumbuhan bisnis yang berkaitan dengan AI.

Di pasar komoditas, harga minyak justru meningkat lebih dari 2 persen dan ditutup pada level tertinggi sejak akhir April. Kenaikan ini dipengaruhi kekhawatiran terhadap kemungkinan eskalasi konflik Amerika Serikat dan Iran setelah pemilu midterm AS.

Sebaliknya, harga emas mengalami tekanan dengan penurunan sebesar 2,7 persen ke level US$3.910 per troy ons. Harga tersebut menjadi level terendah dalam setahun terakhir, di tengah kekhawatiran pasar terhadap inflasi dan potensi kenaikan suku bunga.

Pelaku pasar juga akan mencermati pelaksanaan pemilu midterm AS pada 3 November 2026. Hasil jajak pendapat menunjukkan Partai Republik menghadapi risiko kehilangan mayoritas di DPR AS serta kendali atas Senat. Perubahan komposisi politik tersebut berpotensi memengaruhi kemampuan Presiden Donald Trump dalam menjalankan agenda pemerintahannya.

Selain perkembangan politik AS, konflik geopolitik global dan musim publikasi laporan keuangan emiten kuartal III-2026 masih menjadi faktor penting yang memengaruhi keputusan investasi.

Investor Nantikan Data Ekonomi

Dari dalam negeri, perhatian investor pada pekan ini akan tertuju pada sejumlah agenda ekonomi penting. Data yang dijadwalkan dirilis meliputi Manufacturing Purchasing Managers’ Index (PMI), neraca perdagangan, inflasi, pertumbuhan ekonomi kuartal III-2026, cadangan devisa, serta indeks harga rumah.

Investor juga akan mencermati dampak dikeluarkannya saham-saham HSC dari perhitungan IHSG mulai Senin (2/11/2026). Kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan bobot saham-saham lain yang tetap menjadi konstituen indeks, khususnya saham dengan kapitalisasi pasar besar.

Secara teknikal, IHSG diperkirakan akan menguji area support 4.900–5.000 dalam perdagangan pekan ini. Apabila indeks mampu bertahan di atas level psikologis 5.000, pergerakannya berpeluang memasuki fase konsolidasi atau sideways pada kisaran 5.000–5.200.

Namun, peluang penguatan menuju level yang lebih tinggi tetap terbuka. IHSG berpotensi menutup gap di area 5.800 apabila mampu kembali menguat dan bertahan di atas level 5.450.

Dengan berbagai sentimen tersebut, investor diharapkan tetap mencermati perkembangan pasar serta menerapkan strategi investasi secara selektif. Volatilitas pasar global, dinamika geopolitik, dan rilis data ekonomi domestik akan menjadi penentu arah pergerakan IHSG sepanjang pekan ini. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

A2O LITE Raih Kemenangan Kedelapan Lewat “NEON” di Inkigayo

BRIEF.ID – Grup K-pop A2O LITE kembali menorehkan prestasi...

Kepala BRIN Arif Satria: Transformasi Energi Harus Mampu Menjawab Tantangan

BRIEF.ID – Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)...

Bareskrim Sita 103 Aset PT DSI Senilai Rp10,23 Miliar di Sukoharjo

BRIEF.ID – Bareskrim Polri menyita 103 objek tanah dan...

Pemprov DKI Siapkan Pasar Baru Jadi Kawasan Wisata Kuliner 24 Jam

BRIEF.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana mengubah...