IHSG Bergerak Fluktuatif, 6 Saham Berpotensi Hadirkan Cuan

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/8/2024) diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif di kisaran pivot area 7.250 – 7.275 dan support 7.220.

Dalam situasi yang kurang menjanjikan, direkomendasikan  saham-saham yang berpotensi hadirkan cuan, di antaranya ITMG, MDKA, PTBA, INCO, ANTM, dan TINS.

Riset Phintraco Sekuritas yang dirilis, Selasa (13/8/2024), penguatan IHSG kemungkinan tertahan, namun indikator-indikator teknikal mengindikasikan potensi penguatan lanjutan, setidaknya uji resistance 7.300-7.330 dalam jangka pendek.

“IHSG diperkirakan kembali bergerak fluktuatif di kisaran pivot area 7.250-7.275, pada Selasa (13/8/2024),” demikian hasil riset Phintraco Sekuritas.

Disebutkan,dari eksternal, pasar mengantisipasi data inflasi produsen (Producer Price Index) yang diperkirakan melambat ke 0.1% mom di Juli 2024 dari 0.2% yoy di Juni 2024.

Data eksternal lainnya yang diantisipasi adalah penurunan ZEW Economic Sentiment Index di Euro Area dan Jerman di Agustus 2024; dan perkiraan kenaikan tingkat pengangguran di Inggris ke 4.5% di Juni 2024 dari 4.4% di Mei 2024.

“Dari domestik, pasar menantikan data Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) Juli 2024 yang diperkirakan Kembali catatkan surplus. Nilai ekspor diperkirakan lebih baik di Juli 2024 sejalan dengan pertumbuhan nilai impor Tiongkok yang jauh lebih tinggi dari ekspektasi di Juli 2024,” kata riset Phintraco Sekuritas.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Bertahan di Zona Hijau Seiring Kabar Perundingan Damai AS-Iran Mulus

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Ambruk Dekati Level Rp17.200 per Dolar AS Dipicu Kabar PHK Massal

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah ambruk mendekati level...

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp2.868.000 per Gram

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Indonesia Daily Brief (April 17, 2026)

TOP NEWS Reuters — Indonesia will tighten capital market rules...