IHSG Berbalik Menguat Uji Level 5.700 Meski Inflasi Juni 2026 Melonjak

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) berbalik menguat, meski data inflasi Indonesia melonjak pada Juni 2026.

Pada akhir sesi I perdagangan saham hari ini, Rabu (1/7/2026), sekitar pukul 12:00 WIB, IHSG ditutup menguat 0,84% atau 47,38 poin ke level 5.690.

Awalnya, IHSG dibuka melemah 0,05% atau 2,58 poin ke level 5.640. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,11% atau 0,62 poin ke posisi 552,49.

Sepanjang perdagangan yang berlangsung selama 3 jam, IHSG bergerak fluktuatif dengan menyentuh level tertinggi di 5.728, dan terendah di 5.607.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 249 saham turun harga, 362 saham naik harga, dan 165 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Adapun volume saham yang ditransaksikan sepanjang sesi I perdagangan mencapai 10,780 miliar lembar, dengan frekuensi sebanyak 891.379 kali, dan nilai sebesar Rp5,871 triliun.

Investor kembali mengoleksi saham-saham di berbagai sektor, terutama sektor energi, dan properti, yang harganya telah jatuh atau tergolong murah.

Saham sektor energy yang menguat signifikan antara lain PT Vale Indonesia Tbk (INCO), yang naik 7,04% atau Rp290 menjadi Rp4.410 per lembar.

Selain itu, saham perusahaan milik konglomerat Prajogo Pangestu, yakni PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), kembali diburu investor, sehingga turut menopang IHSG di zona hijau.

Harga saham BRPT melonjak 10,12% atau Rp130 menjadi Rp1.415 per lembar, sedangkan BREN naik 3,88% atau Rp120 menjadi Rp3.210 per lembar.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi bergerak fluktuatif hingga akhir perdagangan, dengan kecenderungan melemah seiring rilis data ekonomi dalam negeri, yang menunjukkan
inflasi meningkat.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi Juni yang menembus 3,34% secara tahunan atau year-on-year (YoY). Hal itu, berarti Indeks Harga Konsumen (IHK) meningkat dari 108,27 pada Juni 2025 menjadi 111,89 pada Juni 2026. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Inflasi Juni 2026 Melonjak Jadi 3,34% YoY, Pemicu Utama Bahan Pokok

BRIEF.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan laju inflasi...

Bitcoin Anjlok di Bawal Level US$60 Dipicu Prospek Kenaikan Suku Bunga The Fed

BRIEF.ID - Bitcoin anjlok di bawah level $60.000 pada...

Dolar AS Menguat, Yen Jepang Tertekan ke Level Terendah dalam Empat Dekade

BRIEF.ID – Nilai tukar Dolar Amerika Serikat (AS) menguat...

Aktris Lexi Minetree Perankan Tokoh Elle Woods Remaja

BRIEF.ID – Aktris muda Lexi Minetree dipercaya memerankan tokoh...