IHSG Ambruk ke Level 7.700, Investor Asing Kabur Gara-Gara Aksi Demo

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini, Jumat (29/8/2025), ambruk ke level 7.700 dipicu aksi investor asing yang kabur dari pasar keuangan Indonesia gara-gara khawatir dengan aksi demo mahasiswa, buruh dan sopir ojek online (ojol).

Pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, IHSG terpantau melemah 2,27% atau 180,806 poin di level 7.771. Sepanjang 3 jam perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.913 dan level terendah di 7.767.

Data BEI menunjukkan sebanyak 662 saham turun harga, 89 saham naik harga, dan 49 saham lainnya tidak mengalami penurunan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan mencapai 33,992 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.625.838 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp13,310 triliun.

Pelemahan IHSG dipicu aksi investor asing yang memilih kabur dan menarik modal dari pasar keuangan Indonesia, sehingga terjadi foreign capital outflow yang cukup besar.

Hal itu, dipicu kekhawatiran terhadap situasi keamanan domestik,s eiring aksi demonstrasi mahasiswa, buruh, dan sopir ojol yang meluas dan telah menimbulkan korban jiwa.

Itu sebabnya, tekanan jual langsung dilancarkan investor begitu perdagangan saham sesi I dibuka. Saham-saham di seluruh sektor mengalami penurunan harga, terutama sektor keuangan, pertambangan, properti, dan konsumsi.

Saham-saham big caps pun banyak dilepas Investor, terutama saham perusahaan milik konglomerat Prajogo Pangestu, dan saham 4 bank besar di Indonesia.

PT Barito Renewables Indonesia Tbk (BREN) dan PT Barito Pacifik Tbk (BRPT) milik Prajogo Pangestu terkoreksi lebih dari 4%. Saham BREN
terpantau turun sebesar 4,84% atau Rp450 menjadi Rp8.850 per lembar, sedangkan BRPT terkoreksi 5,75% atau Rp130 menjadi Rp2,130 per lembar.

Sedangkan saham 4 bak besar, yakni PT Bank Central  Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia tbk (BBNI) turun lebih dari 1%.

Di sektor properti, tekanan jual juga terjadi pada saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) yang terpangkas 10,22% atau Rp19 menjadi Rp167 per lembar, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) terkoreksi 7,26% atau Rp85 menjadi Rp1.085 per saham, dan PT Sumarecon Agung Tbk *SMRA) turun 5,13% atau Rp24 menjadi Rp444 per lembar.

Hingga penutupan sesi I perdagangan, saham BBCA terkoreksi 1,80% atau Rp150 menjadi Rp8.175 per lembar, BMRI melemah 1,89% atau Rp90 menjadi Rp4.680 per saham, BBRI turun 2,66% atau Rp110 menjadi Rp4.030 per lembar, dan BBNI merosot 2,24% atau Rp100 menjadi Rp4.360 per lembar.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi masih melemah, seiring aksi demo lanjutan mahasiswa, buruh, dan sopir ojol, yang akan berlangsung seusai Salat Jumat. IHSG diprediksi akan bergerak di kisaran level support 7.700 hingga level resistance 7. 800. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Gubernur DKI Fasilitasi Pemakaman Affan Kurniawan di TPU Karet Bivak

BRIEF.ID - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah...

Prabowo Kecewa Rantis Brimob Tabrak Pengemudi Ojol Affan Kurniawan Hingga Tewas

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto mengaku sangat terkejut dan...

Presiden Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Polisi Tabrak Pengemudi Ojol

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan aparat keamanan mengusut...

Delegasi Indonesia Tampil Kompetitif di WorldSkills ASEAN 2025, Usung Tema “Kompetensi Unggul”

BRIEF.ID — Delegasi Indonesia menunjukkan kemampuan yang unggul dan...