Harga Saham Diprediksi Cenderung Mendatar

BRIEF.ID – Harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Kamis (16/4/2026) diprediksi cenderung mendatar dan belum ada kejutan signifikan pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Riset Phintraco Sekuritas menyebutkan, IHSG akan bergerak pada  resistance  7.700, pivot 7.600, dan support  7.550. Saham-saham yang diunggulkan adalah GJTL, CPIN, MAPI, CTRA, dan ADRO.

“Diperkirakan IHSG akan mengalami konsolidasi pada kisaran 7.550-7.700,” demikian disebutkan dalam riset yang dirilis, Kamis (16/4/2026).

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah di level 7.623,59  atau turun 0,68%  pada perdagangan Rabu (15/4/2026). Secara teknikal, Stochastic RSI berada di area overbought dan membentuk Death Cross meski histogram positif MACD masih mengalami kenaikan.

Rupiah kembali ditutup melemah di level Rp 17,140 per Dolar AS.  S&P Global Ratings menyatakan bahwa peringkat utang negara Indonesia paling rentan terhadap konflik di Timur Tengah, jika konflik berlarut-larut.

Kenaikan biaya energi akibat konflik tersebut diproyeksikan akan meningkatkan biaya subsidi Indonesia dan menekan anggaran belanja negara.

Impor minyak yang lebih mahal akan memperlebar defisit transaksi berjalan. S&P juga menilai percepatan inflasi akan mendorong kenaikan suku bunga yang dapat meningkatkan biaya pinjaman pemerintah.

Sementara itu, Pefindo mencatat bahwa penerbitan obligasi korporasi sepanjang Kuartal I-2026 tumbuh 26,97% YoY menjadi Rp 59,35 triliun dibandingkan realisasi di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 46,8 triliun.

Realisasi pada Kuartal I-2026 ini bahkan melebihi nilai jatuh tempo surat utang pada periode yang sama. Kenaikan jumlah penerbitan tersebut diduga karena banyak perusahaan yang memanfaatkan yield yang relatif masih rendah selama Januari-Februari 2026 lalu untuk memperoleh pendanaan di pasar surat utang.

Surat utang dengan tenor 5 tahun mendominasi emisi sebesar 29,53% dari total penerbitan, diikuti oleh tenor 1 tahun (25,95%), tenor 3 tahun (22,91%), tenor 7 tahun (16,36%) dan tenor panjang (kurang dari 6%). (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Indonesia Daily Brief (April 16, 2026)

TOP NEWS Reuters — Foreign ministry said Indonesia is cautiously...

Pasar Berharap Perang Berakhir

BRIEF.ID -  Indeks di bursa Wall Street New York,...

PTPP  Percepat Pembangunan 324 Unit Hunian Layak di Jakarta Pusat

BRIEF.ID - PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) akan...

Saham Asia Cerah, IHSG Terpuruk

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  ditutup melemah...