Harga Minyak Turun, Lalu Lintas Selat Hormuz Membaik

BRIEF.ID – Harga minyak dunia turun pada perdagangan Senin (24/8/2026). Penurunan terjadi setelah tanda-tanda membaiknya lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz meredakan kekhawatiran atas gangguan pasokan, sementara pasar juga mencermati peluncuran kampanye sanksi berat Amerika Serikat (AS) terhadap Iran, yang dijuluki “Operation Economic Outcast.”

Pada pukul  20.56 GMT atau pukul 02.56 WIB, kontrak berjangka Brent untuk pengiriman November turun 2,5% menjadi US$90,35 per barel. Sementara itu, kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Oktober melemah 2,4% menjadi US$84,95 per barel.

Sebelumnya, Brent melonjak lebih dari 7% sepanjang pekan lalu, sedangkan WTI menguat hampir 6%, didorong kekhawatiran terhadap kelancaran pasokan minyak akibat ketegangan di sekitar Selat Hormuz.

Penurunan harga pada awal pekan mencerminkan aksi ambil untung sekaligus perubahan sentimen setelah aktivitas pelayaran di Selat Hormuz menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Namun, lalu lintas kapal masih jauh dari normal sehingga risiko gangguan pasokan tetap menjadi perhatian pasar.

Di sisi lain, Washington memperluas tekanan ekonominya terhadap Teheran melalui Operation Economic Outcast. Kebijakan tersebut menargetkan berbagai entitas dan sektor yang terkait dengan Iran, sehingga berpotensi memperketat tekanan terhadap perdagangan dan ekspor minyak negara tersebut.

Pasar kini menghadapi dua kekuatan yang berlawanan. Perbaikan lalu lintas di Hormuz memberikan tekanan turun terhadap harga minyak, sementara peningkatan sanksi AS terhadap Iran berpotensi kembali meningkatkan risiko pasokan dan premi geopolitik.

Perkembangan keamanan di Selat Hormuz dan respons Iran terhadap kebijakan baru Washington akan menjadi faktor penting yang menentukan arah harga minyak selanjutnya. (Reuters/Investing.com/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Investor Asing Mulai Kembali ke Indonesia, Tae Yong Shim Ungkap Sinyal Kebangkitan Saham dan Obligasi

BRIEF.ID - Investor asing mulai kembali menempatkan dananya di...

Rupiah Menguat Seiring Tren Pelemahan Yield US Treasury dan Indeks Dolar AS

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah menguat terhadap dolar...

IHSG Melemah Imbas Aksi Profit Taking, Lebih Dari 300 Saham Turun Harga

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rosan: Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Urea di Vladivostok

BRIEF.ID — Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM merangkap CEO...