Bursa Wall Street Berfluktuasi, Harga Minyak Lanjutkan Tren Kenaikan

BRIEF.ID – Bursa saham Wall Street, New York, Amerika Serikat (AS) kembali berfluktuasi seiring kenaikan harga minyak akibat ketidakpastian kapan perang dengan Iran akan berakhir.

Indeks S&P 500 naik tipis 0,1% pada perdagangan pagi, setelah mengalami penurunan terburuk sejak perang dengan Iran dimulai pada 28 Februari 2026. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 164 poin, atau 0,4%, pada pukul 10 pagi waktu Timur, dan indeks Nasdaq Composite turun 0,1%.

Pergerakan  itu mengikuti kenaikan pasar saham di sebagian besar Eropa, tetapi kehati-hatian masih tetap ada di seluruh pasar keuangan. Di Wall Street, S&P 500 dengan cepat kehilangan hampir seluruh kenaikannya sebesar 0,9% sejak awal perdagangan. Saham di beberapa pasar Asia jatuh tajam, sementara harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni naik 3,2% menjadi US$ 108,73.

Pergerakan yang beragam ini mengikuti serangkaian aksi yang terjadi dalam perang selama akhir pekan, yang semuanya belum memberikan kejelasan kapan pertempuran akan berakhir. Isu utama bagi investor di seluruh dunia adalah apakah minyak dan gas alam dapat kembali mengalir penuh dari Teluk Persia ke pelanggan dan mencegah ledakan inflasi yang brutal.

Menjelang  pasar saham AS dibuka untuk perdagangan pada hari Senin (30/3/2026), Presiden AS Donald Trump mengatakan di jaringan media sosialnya Truth Social bahwa “kemajuan besar telah dicapai” dengan “REZIM BARU, DAN LEBIH MASUK AKAL, untuk mengakhiri Operasi Militer kita di Iran.” (Associated Press/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Multivision Berencana Right Issue  

BRIEF.ID - PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) akan...

IHSG Diperkirakan Bergerak Terbatas

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan...

Trump Ancam Hancurkan Sumber Daya Energi Iran

BRIEF.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam...

Forum Bisnis Indonesia-Jepang, Indonesia Tawarkan Kolaborasi  

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto mengajak pengusaha Jepang untuk...