Bursa Asia Menggeliat, IHSG Melemah

BRIEF.ID –  Bursa Asia ditutup menggembirakan seiring meningkatnya harapan investor terhadap digulirkannya kembali pembicaraan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran. Indeks saham MSCI Asia di luar Jepang naik 1,1%. Sementara Kospi Korea Selatan mencapai rekor tertinggi baru untuk pertama kalinya sejak perang Iran dimulai.

“Pembicaraan AS-Iran untuk mengakhiri konflik Timur Tengah telah mendorong saham ke rekor tertinggi baru.” “Teknologi telah membantu mendorong kenaikan – dan yang semakin jelas adalah meningkatnya kekuatan tema AI,” demikian pernyataan BlackRock Investment Institute  risetnya, yang dikutip Selasa (21/4/2026).

Indeks  Nikkei225 (Jepang) naik  0,89% ke 59.349; Topix (Jepang) turun 0,18% ke 3.770; indeks Shanghai (Tiongkok) menguat 0,07% ke 4.085; indeks Shenzhen Component (Tiongkok) +0,10% ke 14.982; CSI 300 (Tiongkok) +0,22% ke 4.768; Hang Seng (Hong Kong) +0,48% ke 26.487;

indeks Kospi (Korea Selatan) +2,72% ke 6.388; Taiex (Taiwan) +1,75% ke 37.605; S&P/ASX200 (Australia) turun 0,04% ke 8.949.                                                    

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk pada penutupan perdagangan  Selasa (21/4/2026). IHSG melemah 34 poin atau turun 0,46% ke level 7.559.

Sebanyak 424,1 juta lot saham tercatat sebagai volume perdagangan. Volume perdagangan tersebut membukukan nilai transaksi Rp17,25 triliun.

Saham top gainers LQ45 terdiri atas BRPT, GOTO, MAPI, AMRT, BBTN, INCO, dan AMMN. Saham top losers LQ45: DSSA, BREN, BBRI, NCKL, TLKM, SCMA, dan ADRM.

Sektor industri menempati posisi terkuat naik sebesar 2,58% ditopang saham UNTR yang menguat +1,00%, ADHI +0,53%. Sementara sektor energi paling terpuruk, turun  1,02%. Saham sektor ini yang melemah PGEO -0,96%, ADRO -1,19%, ELSA -0,69%.  

Mata Uang Asia

Nilai tukar Yen down 0,23% menjadi 159,18 per Dolar AS; SGD melemah 0,15% menjadi 1,2718 per Dolar AS; AUD down 0,32% ke posisi 0,7155 per Dolar AS; Rupiah up 0,15% menjadi 17.143 per Dolar AS; Rupee melemah 0,45% ke 93,5375 per Dolar AS; Yuan naik 0,01% ke 6,8164 per Dolar AS; Ringgit merosot 0,03% ke 3,9545 per Dolar AS; dan Baht turun 0,13% ke 32,0840 per Dolar AS

Bursa Eropa

Saham-saham Eropa naik tipis pada perdagangan hari Selasa (21/4) karena investor mencermati perkembangan menjelang berakhirnya batas waktu gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran.

Indeks acuan pasar saham Eropa, Stoxx 600 naik 0,1%, dengan sebagian besar sektor berada di wilayah positif. Sementara bursa utama kawasan ini juga sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi. Indeks FTSE MIB Italia +0,27%, Indeks DAX Jerman +0,63%, Indeks FTSE 100 Inggris +0,15% dan Indeks CAC 40 Prancis -0,01%.

Pasar global masih mengevaluasi prospek perundingan perdamaian dan kemungkinan eskalasi antara AS vs Iran.

Harga Minyak                                           

Harga minyak turun pada perdagangan hari Selasa (21/4/2026) sore karena ekspektasi bahwa pembicaraan damai antara AS dan Iran akan berlangsung minggu ini dan menyebabkan lebih banyak pasokan mengalir dari wilayah penghasil minyak utama di Timur Tengah.

Harga minyak mentah Brent berjangka turun $1,04 atau 1,1% menjadi US$ 94,44 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Mei turun US$ 1,66, atau 1,9%, menjadi US$ 87,95.

 (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pengumuman MSCI Lemahkan Pergerakan IHSG  

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah...

Polisi Korsel Proses Penangkapan Pendiri BTS Bang Si Hyuk

BRIEF.ID - Polisi Korea Selatan (Korsesl) pada Selasa (21/4/2026),...

Badan Meteorologi Jepang Peringatkan Ancaman Gempa Susulan Berkekuatan 8 Magnitudo

BRIEF.ID - Badan Meteorologi Jepang atau Japan Meteorological Agency...

Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Timor Tengah Utara

BRIEF.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan...