BRIEF.ID – Timnas Brasil bersiap-siap memasuki laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Norwegia, dengan status sebagai favorit.
Juara dunia lima kali itu dinilai memiliki kualitas skuad, pengalaman, dan kedalaman pemain yang lebih mumpuni dibandingkan Norwegia untuk mengamankan tiket ke perempat final. Namun, di balik status unggulan tersebut, Selecao – julukan Timnas Brasil yang berarti Tim Pilihan, menghadapi lawan yang memiliki modal kepercayaan diri tinggi dan sejarah yang tidak bisa diabaikan.
Dikutip dari Associated Press, Minggu (5/7/2026), tim asuhan Carlo Ancelotti itu memang menunjukkan perkembangan positif sepanjang turnamen. Kemenangan atas Jepang di babak 32 besar memperlihatkan karakter Brasil yang mampu bangkit saat berada di bawah tekanan.
Ancelotti menyebut Norwegia sebagai lawan yang menantang karena struktur permainan dan juga bakat mereka.
Sementara itu, pemain gelandang Brasil, Bruno Guimaraes mengatakan, Norwegia memiliki pemain-pemain hebat. Norwegia tidak berada di babak gugur secara kebetulan, tetapi melalui perjuangan sengit.
“Bukan berarti kami tidak menghormati Norwegia. Kami hanya percaya pada sepak bola kami. Kami percaya pada negara kami, dan kami ingin melanjutkan mimpi ini,” kata Guimaraes.

Optimisme Brasil
Kehadiran pemain-pemain seperti Vinicius Junior, Neymar, Matheus Cunha, dan Bruno Guimaraes membuat lini serang Brasil tetap menjadi salah satu yang paling berbahaya di turnamen ini. Kabar pulihnya Neymar dan kemungkinan tampilnya Raphinha semakin memperkuat optimisme kubu Brasil.
Meski demikian, Norwegia bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Dipimpin striker tajam Erling Haaland dan kapten Martin Odegaard, tim Skandinavia tampil impresif sepanjang Piala Dunia. Mereka melangkah ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Pantai Gading dan kini membawa kepercayaan diri tinggi menghadapi salah satu raksasa sepak bola dunia.
Pelatih Stale Solbakken meminta anak asuhnya tetap tenang dan tidak terintimidasi oleh nama besar Brasil. Menurutnya, disiplin, organisasi permainan, dan keberanian menyerang akan menjadi kunci untuk menciptakan kejutan.
“Saya masih melihat Brasil sebagai favorit, tetapi saya rasa mereka bukan favorit yang sangat, sangat, sangat besar, seperti beberapa tahun lalu. Kita masih perlu tampil sebaik mungkin. Jika tidak, kita tidak punya peluang. Tetapi jika kita tampil sebaik mungkin, maka kita punya peluang,” kata Solbakken pada konferensi pers menjelang pertandingan, Sabtu (4/7/2027).
Faktor lain yang membuat pertandingan ini menarik adalah catatan pertemuan kedua tim. Brasil belum pernah mengalahkan Norwegia dalam empat pertemuan sebelumnya. Rekor itu menjadi motivasi tambahan bagi Norwegia, sementara Brasil bertekad menghapus kutukan yang telah bertahan selama puluhan tahun.
Tekanan justru berada di kubu Selecao yang dituntut memenuhi ekspektasi sebagai kandidat juara.
Di atas kertas, Brasil masih memiliki peluang lebih besar untuk lolos berkat kualitas individu dan pengalaman di laga-laga besar. Namun, performa konsisten Norwegia sepanjang turnamen serta ketajaman Haaland membuat pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit.
Apabila Brasil mampu memaksimalkan kreativitas lini tengah dan meredam pergerakan Haaland, peluang mereka untuk melaju ke delapan besar terbuka lebar. Sebaliknya, bila Norwegia mampu mempertahankan organisasi permainan dan memanfaatkan setiap peluang serangan balik, kejutan besar bukan sesuatu yang mustahil terjadi.
Pertemuan Brasil dan Norwegia pun diperkirakan menjadi salah satu laga paling menarik di babak 16 besar Piala Dunia 2026, mempertemukan tradisi panjang juara dunia dengan ambisi tim yang tengah menikmati kebangkitan di panggung sepak bola internasional. (nov)


