Bapanas Intensifkan Operasi Pasar Jelang Ramadan

BRIEF.ID –  Badan Pangan Nasional (Bapanas)  mengintensifkan operasi pasar atau Gerakan Pangan Murah (GPM) dan memfasilitasi distribusi pangan menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri 1444 H.

“Semakin mendekati hari H, intensitasnya akan semakin kita tingkatkan. Operasi Pasar atau Gerakan Pangan Murah kita dorong terus  di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia melalui kolaborasi dengan Dinas Urusan Pangan yang ada di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia,” kata Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi di Jakarta, Kamis (2/3/2023).

Ia mengatakan memasuki  Maret 2023,  telah banyak provinsi yang melaksanakan operasi pasar atau GPM, seperti Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jambi, Maluku, Sulawesi Tengah, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Aceh, NTB dan NTT.

GPM merupakan hasil kolaborasi Bapanas bersama kementerian dan lembaga terkait, Satgas Pangan Polri, Bank Indonesia, Dinas Urusan Pangan se-Indonesia, BUMN, BUMD, asosiasi, serta pihak terkait lainnnya. Dalam kegiatan tersebut disediakan 9 bahan pangan strategis dengan harga wajar atau di bawah harga pasar.

“Melalui GPM kita tingkatkan keterjangkauan dan daya beli masyarakat,” ucapnya.

Selain meningkatkan intensitas GPM, Bapanas juga berupaya mengendalikan inflasi pangan dengan memastikan ketersediaan pangan, khususnya untuk komoditas pangan strategis yang perlu dipenuhi dari luar, seperti daging ruminansia dan gula konsumsi.

“Untuk daging sapi dan kerbau serta gula konsumsi kita sudah menugaskan Bulog dan minta Kementerian BUMN menugaskan BUMN Pangan melakukan pengadaan,” kata dia.

Menurut Arief,  untuk daging ruminansia ID FOOD akan melakukan pengadaan sekitar 100 ribu ton daging sapi dan Bulog akan melakukan pengadaan sekitar 100 ribu ton daging kerbau.

“Kedatangan dilakukan secara bertahap, kita percepat (kedatangannya) sebelum Lebaran untuk menambah stok dan menjaga harga daging di masyarakat,” jelas dia.

Begitu juga dengan gula konsumsi, pada tahap pertama sampai dengan bulan Mei 2023, BUMN Pangan ID FOOD dan PTPN Holding Perkebunan ditugaskan melakukan pengadaan sekitar 215 ribu ton Gula Kristal Putih (GKP).

Bapanas juga melakukan upaya stabilisasi pasokan dan harga minyak goreng dengan mendistribusikan minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan MinyaKita melalui BUMN Pangan ID FOOD. Hingga 1 Maret 2023, tercatat ID FOOD telah didistribusikan total 11 juta liter MinyaKita ke 27 provinsi.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Speedboat Bawa 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim SAR

BRIEF.ID - Speedboat yang membawa rombongan jurnalis untuk meliput...

Pemerintah Janji Perkuat Akses Listrik Nasional, KESDM: Jangan Ada Masyarakat Tertinggal

BRIEF.ID - Pemerintah kembali menegaskan komitmennya memperluas akses sekaligus...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Pernapasan Warga Pulau Sebesi

BRIEF.ID - Persebaran abu vulkanik pascaerupsi Gunung Anak Krakatau...

KPK Siap Hadapi Praperadilan Silmy Karim

BRIEF.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah siap menghadapi...