Asupan Lemak Penting Bagi Perkembangan Otak Anak

BRIEF.ID –  Dokter Spesialis Anak  Kanya Ayu  mengingatkan para orang tua mengenai pentingnya asupan lemak bagi perkembangan otak anak yang sering kali diabaikan. Kanya mengatakan, asupan lemak jangan diabaikan karena anak membutuhkan hingga 60% sebagai kebutuhan kalori untuk perkembangan otaknya.

“Lemak itu sering banget kita skip. Anak butuh lemak untuk perkembangan otaknya,” kata dr. Kanya lulusan Universitas Brawijaya Malang, di Jakarta, Minggu (23/7/2023).

Bukan cuma itu, guna mengoptimalkan pertumbuhannya, anak juga perlu asupkan makanan lengkap dan bervariasi. Menu makanan yang diberikan harus mengandung makro dan mikro nutrien secara lengkap dan bergantian. Makro nutrien mencakup karbohidrat, protein, dan lemak, sementara mikro nutrien meliputi vitamin, mineral, besi, kalsium, dan zinc.

“Dalam memberikan makanan kepada anak, kita harus tahu dulu apa yang mau dikasih. Jadi harus kasih menu lengkap dan seimbang. Kita harus kasih asupan makro dan mikro nutrien semuanya secara lengkap bergantian,” jelas Kanya.

Orang tua, kata Kanya, tidak harus mengetahui bahan dan kandungan makanan anak secara detail. Cukup dengan memberikan variasi makanan makro nutrien yang berbeda setiap harinya, seperti sayur, buah, dan protein hewani, maka mikro nutrien seperti vitamin dan mineral akan tercukupi dengan sendirinya.

Dia juga mengimbau kepada orang tua untuk tidak memberikan asupan yang sama secara terus-menerus kepada sang buah hati.

“Jangan telur terus, nanti kemungkinan kekurangan mikro nutriennya jadi besar. Jadi kalau bisa bervariasi. Boleh telur tapi mungkin ditambah daging cincang dibuat rolade daging atau bakso, jadi mikro nutrien yang lain tetap harus masuk juga,” ucapnya.

Pada  kesempatan itu,  Kanya juga mengungkapkan pentingnya perhatian orang tua terhadap masalah stunting pada anak-anak. Stunting merupakan masalah pertumbuhan yang terhambat dan dapat terjadi di semua usia, bahkan sejak dalam kandungan.

“Stunting bisa terjadi di semua usia bahkan sejak dalam kandungan. Dari lahir sudah stunting pun itu bisa terjadi di usia berapa pun,” kata dia.

Kanya mengungkapkan bahwa sebanyak 80 persen perkembangan otak terjadi pada 1.000 hari pertama kehamilan hingga usia dua tahun.

Oleh karena itu, kata dia, selama periode krusial tersebut, orang tua perlu memastikan asupan makro dan mikro nutrien anak tercukupi, terutama protein hewani untuk zat besi dan zinc yang diperlukan. (antara)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Sepanjang Februari 2026, Polda Sumbar Gagalkan Penyelundupan 6,4 Kg Sabu

BRIEF.ID - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatra Barat...

Qatar Airways: Penerbangan Masih Ditangguhkan

BRIEF.ID – Perusahaan penerbangan Qatar Airways menyatakan, pada  Kamis...

Qatar Evakuasi Warga di Sekitar Kedubes AS di Doha Antisipasi Serangan Rudal Iran

BRIEF.ID - Pemerintah Qatar mengevakuasi warga di sekitar Kedutaan...

Pemerintah AS Sewa Pesawat Pulangkan Warga yang Terjebak di Timur Tengah

BRIEF.ID - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyewa pesawat untuk...