BRIEF.ID – Pemerintah Amerika Serikat (AS) berencana mengenakan tarif kepada mitra dagang bebas Amerika Utara setelah menghadapi masalah perdagangan signifikan dengan Kanada, demikian diungkapkan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer.
“Kami akan memberlakukan tarif selama kami masih memiliki defisit perdagangan yang besar. Kenyataannya, kami telah menghabiskan satu setengah tahun terakhir mendatangi negara-negara itu dan memberi tahu mereka bahwa kami harus memberlakukan tarif pada tingkat tertentu,” kata Geer dikutip dari laman Investing.com, Rabu (27/5/2026).
Greer mengatakan Presiden AS Donald Trump khawatir atas defisit perdagangan AS dengan Meksiko. AS juga akan mengenakan tarif pada barang-barang Meksiko selama negara tersebut masih mempertahankan defisit perdagangan yang besar, tambahnya.
United States–Mexico–Canada Agreement (Perjanjian Amerika Serikat–Meksiko–Kanada), yang akan datang, para pejabat akan membahas perubahan aturan asal barang untuk meningkatkan kandungan produk AS, kata Greer. “USTR sedang bernegosiasi dengan Meksiko secara bilateral dan juga berkomunikasi dengan Kanada,” jelas dia.
Negara-negara di kawasan tersebut akan mendapatkan perlakuan preferensial, kata Greer.
AS terus menghadapi tantangan perdagangan dengan Kanada, dan hanya Kanada dan Tiongkok yang telah melakukan pembalasan terhadap tarif Trump, tambah Greer. (nov)


