BRIEF.ID – Pemerintah Yunani melakukan evakuasi hewan melalui udara, puluhan ekor anjing dan kucing diterbangkan ke Athena, Yunani, pada hari Rabu lalu bersama pemiliknya dalam sebuah penerbangan evakuasi khusus untuk warga Yunani yang memiliki hewan peliharaan dan terjebak oleh perang yang kini berlangsung di Timur Tengah.
Adegan emosional terjadi di bandara Athena ketika anjing-anjing kecil melompat kegirangan setelah dikeluarkan dari kandang khusus. Penerbangan Aegean yang diorganisasi pemerintah dari Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA) membawa 45 hewan peliharaan dan 101 orang.
“Hewan peliharaan kita bukanlah bagasi. Mereka adalah bagian dari keluarga kita,” kata Sekretaris Khusus Kementerian Dalam Negeri Yunani untuk Perlindungan Hewan Peliharaan, Nikos Chrysakis.
Ia mengatakan kementerian dalam negeri dan luar negeri telah bekerja sama selama beberapa hari “agar dapat mencapai hasil yang baik ini, sehingga hewan dan orang-orang dapat kembali ke rumah dengan selamat.”
Serangan Israel dan AS terhadap Iran, pada 28 Februari 2026 telah menimbulkan kekacauan pada perjalanan udara di seluruh Timur Tengah.
Banyak negara terpaksa berulang kali menutup wilayah udara dan membatalkan ribuan penerbangan di pusat-pusat penerbangan utama, seperti Dubai dan Qatar karena rudal berterbangan di atas kepala mereka. Ratusan ribu pelancong mendapati diri mereka terdampar.
Bagi seorang warga Yunani bernama Danai Koukoulomati, menemukan penerbangan yang mengizinkan kucing Muay Thai miliknya untuk mengikuti penerbangan adalah hal yang mutlak.
“Bagi saya, hewan peliharaan saya, kucing saya, adalah keluarga saya. Tidak mungkin saya akan meninggalkannya. Tetapi dia tidak dapat menemukan penerbangan yang menerima hewan di kabin atau di ruang kargo. Sangat, sangat sulit untuk terbang keluar negeri dengan hewan peliharaan,” kata Koukoulomati
Sedangkan untuk menghadapi perang, Muay Thai jauh lebih tabah. Ketika ledakan terdengar, “Muay Thai bersembunyi di kamar mandi dan hanya itu. Dia adalah kucing yang tenang. Saya tidak setenang kucing saya. Saya perlu belajar darinya,” kata dia.
Alexandra Papayanis, yang telah tinggal di Dubai selama lima tahun, tiba bersama anjingnya Sirtaki – dinamai dari tarian Yunani – dan anjing kedua yang dibawanya untuk seorang teman. Dia juga mengatakan kesulitan menemukan penerbangan evakuasi yang mau membawa hewan. (Associated Press/nov)


