Tren Penguatan Rupiah Berlanjut, Uji Level Psikologis Rp6.100

BRIEF.ID – Tren penguatan rupiah terus berlanjut pada perdagangan hari ini, Kamis (3/7/2025), dan menguji level psikologis Rp16.100.

Berdasarkan data transaksi antarbank hari ini, kurs rupiah dibuka menguat 0,27% atau 45 poin menjadi Rp16.202 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.247 per dolar AS.

Sedangkan nilai tukar rupiah di pasar spot menguat tipis 0,08% di level Rp16.229 per dolar AS. Hingga pukul 10:30 WIB, kurs rupiah terpantau terus bergerak positif dan berada di level Rp16.205 per dolar AS.

Penguatan rupiah mengikuti pergerakan mayoritas mata uang Asia yang juga menguat terhadap dolar AS, yaitu Dolar Taiwan (+0,29%), Baht Tailand (+0,25%), Peso Filipina dan Ringgit Malaysia (+0,14%), Yen Jepang (+0,06%), dan Dolar Singapura (+0,01%).

Hanya mata uang Won Korea Selatan (Korsel) dan Yuan Tiongkok, yang melemah terhadap dolar AS, masing-masing -0,06% dan -0,01%.

Penguatan rupiah dipicu tren pelemahan indeks dolar AS yang terus berlanjut. Selama sepekan terakhir, indeks dolar AS (DXY) sudah terkoreksi sebesar 0,8% ke level 96,9.

Pelemahan indeks dolar AS dipicu keyakinan terhadap pemangkasna suku bunga The Fed yang tak terhindarkan dalam waktu dekat, seiring data ketenagakerjaan AS yang suram.

Untuk perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah diprediksi bergerak konsolidartif cenderung menguat, di kisaran Rp16.180 per dolar AS hingga Rp16.220 per dolar AS. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Menhan: Satgas Kuala Mempercepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

BRIEF.ID - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin membentuk Satuan...

Presiden: Pemerintah Serius Tangani Dampak Bencana di Sumatera

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keseriusan pemerintah menangani...

IHSG Menguat Sentuh Level 8.700 pada Perdagangan Awal Tahun 2026

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Ketua OJK Buka Perdagangan Perdana BEI Tahun 2026

BRIEF.ID - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK)...