Transaksi Digital Banking Terus Meningkat, BSI Segera Luncurkan SuperApps Baru

BRIEF.ID – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) akan segera meluncurkan SuperApps baru untuk melengkapi transaksi digital banking dari layanan BSI Mobile.

“BSI dalam waktu dekat akan merilis SuperApps, yang merupakan pengembangan BSI Mobile yang diharapkan menjadi sahabat finansial, sosial, spiritual dan lifestyle,” kata Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, saat pemaparan kinerja keuangan BSI Triwulan III 2024, di Jakarta, Selasa (29/10/2024).

Menurut dia, SuperApps yang akan diluncurkan dilengkapi dengan teknologi digital kekinian dan sangat user friendly. Selain itu, SupperApps ini juga memiliki fitur yang jauh lebih menarik dan lengkap, yang membuat semua aktivitas keuangan nasabah menjadi mudah.

Hery menjelaskan, SuperApps ini tidak hanya memudahkan transaksi nasabah seperti yang tersedia di BSI Mobile saat ini, tetapi juga memberi peluang bagi nasabah untuk memperoleh pembiayaan tanpa perlu repot ke kantor cabang.

“Nantinya, pengajuan pembiayaan yang sifatnya sederhana dapat dengan mudah diakses masyarakat tanpa harus ke kantor cabang,” ujar Hery.

Dia menjelaskan, pengembangan SuperApps ini, sejalan dengan shifting transaksi nasabah BSI dari manual ke digital yang terus meningkat setiap tahun.

Transaksi melalui e-channel BSI mencapai 607 juta transaksi atau hampir 50x lipat transaksi di teller. Secara prosentase, sekitar 97,94% transaksi nasabah BSI sudah menggunakan e-channel yang mencapai Rp709 triliun.

Untuk BSI Mobile, saat ini jumlah user mencapai 7,5 juta nasabah, dengan volume transaksi BSI Mobile mencapai Rp464,8 triliun dengan jumlah frekuensi transaksi sebanyak 387,6 juta transaksi.

“Untuk melengkapi layanan BSI Mobile ini, kami membuat SuperApps yang akan segera diluncurkan di kuartal IV 2024,” ungkap Hery.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Uni Eropa Sebut Kebijakan AS Dorong Kenaikan Harga

BRIEF.ID - Uni Eropa atau European Union (EU) merespons...

Menakar Dampak Tarif Impor 32% AS untuk Neraca Perdagangan Indonesia dan IHSG

BRIEF.ID - Pemberlakuan tarif impor terhadap 160 negara, yang...

Kanselir Scholz Kecam Penerapan Tarif Impor AS

BRIEF.ID - Kanselir Jerman Olaf Scholz mengecam keras keputusan...

Penerapan Tarif Resiprokal AS, Indonesia Disarankan Perkuat Perdagangan BRICS

BRIEF.ID – Ekonom Hans Kwee menyarankan Pemerintah Indonesia  memperkuat...