Taiwan Takkan Balas Kebijakan Tarif Resiprokal AS

BRIEF.ID – Pemimpin Taiwan, Lai Ching-te mengatakan Taipei tidak berniat membalas pemberlakuan tarif resiprokal 32% atas barang-barang asal Taiwan yang dikenakan Pemerintah Amerika Serikat (AS).

Laporan Focus Taiwan menyebutkan, perkembangan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump, pada 2 April 2025, mengumumkan tarif besar-besaran, mulai dari 10% hingga 50% atas barang impor dari puluhan negara dan kawasan ekonomi, termasuk Taiwan, sekutu AS, yang ekspornya ke AS kini akan dikenakan tarif tambahan sebesar 32%.

Lai mengakui  dampak signifikan yang akan ditimbulkan oleh tarif 32% terhadap ekonomi Taiwan, namun ia mendorong masyarakat untuk tidak panik dan menyoroti pondasi ekonomi negara tersebut tetap kuat.

“Taiwan tidak memiliki rencana untuk mengambil tindakan tarif balasan terhadap  tarif timbal balik Amerika Serikat. Investasi oleh perusahaan Taiwan di AS juga akan tetap berlanjut tanpa perubahan apa pun, selama itu sejalan dengan kepentingan nasional kami,” kata Lai.

Untuk mengurangi dampak dari tarif tersebut, Lai  mengumumkan bahwa pemerintahannya telah membentuk tim negosiasi untuk memulai diskusi resmi dengan Amerika Serikat.

Lai juga mencatat bahwa pemerintahnya juga akan mendukung perusahaan-perusahaan Taiwan untuk meningkatkan investasi mereka di Amerika Serikat, khususnya di sektor-sektor seperti elektronik, teknologi informasi dan komunikasi, petrokimia, dan gas alam. (Ant/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Greenpeace Kritik Dua Tahun Prabowo-Gibran: Krisis Iklim Bikin Biaya Hidup Makin Mahal

BRIEF.ID - Greenpeace Indonesia mengkritik penanganan krisis iklim selama...

Investasi Rp3.923 Triliun di Era Prabowo, Rakyat Dapat Apa?

BRIEF.ID - Pemerintah mengklaim realisasi investasi Indonesia selama dua...

Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Perkuat Alutsista TNI

BRIEF.ID - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memperkuat alat utama...

Greenpeace Bentangkan Spanduk Krisis Iklim di Bundaran HI, 6 Aktivis Dirawat di Klinik Polda Metro Jaya

BRIEF.ID - Enam aktivis Greenpeace Indonesia dievakuasi dari Monumen...