Browsing Tag

PNM Mekaar

News

Wanita Ultra Mikro Mengikuti Pelatihan PNM Sehingga Dapat NIB Dan Menjadi Merchant Grab di Malang

June 21, 2022

Malang – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) semakin aktif melakukan pemberdayaan melalui program pelatihan yang diberikan kepada wanita ultra mikro yang diselenggarakan di Harris Hotel & Convention Center, Malang, Jawa Timur kepada 400 nasabah PNM Mekaar (yang terdiri dari Mekaar Cabang Singosari, Karangploso, Wagir 2, Sukun, Kedungkandang 2, Lowokwaru, Klojen, Blimbing). Pelatihan ini dikenal sebagai sosialisasi antar nasabah PNM yaitu PKU Akbar. Selanjutnya, acara dihadiri oleh Sugiarto Kasmuri selaku Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Sasono Hantarto selaku Executive Vice President Bisnis PNM, Yusril Ardiansyah selaku Pemimpin PNM Cabang Malang, Dicky Fajrian selaku Kepala Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU), Yunida Paramita selaku pemateri, Debora Asugian selaku pemateri dari Grabfood Malang, dan Kurnia Awal Rizky selaku pemateri dari Rumah BUMN Malang.

Kegiatan PKU Akbar ini merupakan program pemberdayaan yang dirancang melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Pelatihan yang diberikan berupa sosialisasi perijinan usaha dan pemasaran digital yang sangat bermanfaat sehingga peserta difasilitasi dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) berbasis online dan menjadi merchant Grab. Selain itu, melalui kegiatan ini PNM juga menggelar Pameran Produk Usaha Nasabah sebanyak 37 nasabah PNM yang merupakan nasabah ULaMM dan Mekaar yang usaha nya meliputi aneka makanan, minuman dan kerajinan seperti sambal, kopi, kue, kopi, minuman kesehatan, kerajinan manik-manik, dll.

PNM melalui program PKU, memberikan pelatihan yang bersifat pendampingan antar PNM dengan nasabah yang tujuannya mendorong para nasabah PNM agar dapat meningkatkan pengetahuan dengan pentingnya memiliki perijinan usaha (NIB) sehingga legalitas usahanya terjamin sehingga dapat meningkatkan fasilitas pembiayaan dari perbankan, peluang mendapatkan pelatihan, dan kesempatan mengikuti pengadaan barang atau jasa pemerintah yang bisa menambah kesejahteraan keluarga sehingga nasabah PNM naik kelas. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung para nasabah untuk digitalisasi agar usaha nya terus berkembang pesat di pasar online sehingga pemasaran nya semakin luas.

Sebagai informasi, hingga 17 Juni 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 129,76 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 11,921 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.493 kantor layanan PNM Mekaar dan 688 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 422 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan.

News

Wanita Ultra Mikro Mengikuti Pelatihan PNM Sehingga Dapat NIB Dan Menjadi Merchant Grab di Padang

June 20, 2022

Padang – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) semakin aktif melakukan pemberdayaan melalui program pelatihan yang diberikan kepada wanita ultra mikro yang diselenggarakan di UPI Convention Centre, Padang, Sumatera Barat kepada 350 nasabah PNM Mekaar (yang terdiri dari Mekaar Cabang Lubuk Kilangan, Lubuk Kilangan 2, Pauh, Padang Timur, Padang Utara, Lubuk Begalung, dan Kuranji 2). Pelatihan ini dikenal sebagai sosialisasi antar nasabah PNM yaitu PKU Akbar. Acara dihadiri oleh Nazwir selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat, Setyo Nugroho Indartanto selaku Wakil Pemimpin PNM Cabang Padang, Eko Pramana Putra selaku pemateri juga Direktur dan Instruktur Bumi Kreatif Institute, dan Rastra Dewangga selaku pemateri dari Merchant Acquisition Grab Food.

Kegiatan PKU Akbar ini merupakan program pemberdayaan yang dirancang melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Pelatihan yang diberikan berupa sosialisasi perijinan usaha dan pemasaran digital yang sangat bermanfaat sehingga peserta difasilitasi dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) berbasis online dan menjadi merchant Grab. Tidak hanya itu, pada kegiatan ini PNM juga menggelar Pameran Produk Usaha Nasabah sebanyak 10 nasabah PNM Mekaar yang usaha nya meliputi aneka makanan dan kerajinan seperti rendang daging dan ikan tuna, aneka kue, basreng (bakso goreng), olahan pisang, serundeng, peyek, abon tuna, tas rajut, dan gantungan kunci.

PNM melalui program PKU, memberikan pelatihan yang diberikan juga bersifat pendampingan antar PNM dengan nasabah yang bertujuan mendorong para nasabah PNM agar dapat meningkatkan pengetahuan dengan pentingnya memiliki perijinan usaha (NIB) sehingga legalitas usahanya terjamin sehingga dapat meningkatkan fasilitas pembiayaan dari perbankan, peluang mendapatkan pelatihan, dan kesempatan mengikuti pengadaan barang atau jasa pemerintah yang bisa menambah kesejahteraan keluarga sehingga nasabah PNM naik kelas. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung para nasabah untuk digitalisasi agar usaha nya terus berkembang pesat di pasar online sehingga pemasaran nya semakin luas.

Sebagai informasi, hingga 17 Juni 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 129,76 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 11,921 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.493 kantor layanan PNM Mekaar dan 688 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 422 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan.

News

Wanita Ultra Mikro Mengikuti Pelatihan PNM Sehingga Dapat NIB Dan Menjadi Merchant Grab di Cirebon

June 19, 2022

Cirebon – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) semakin aktif melakukan pemberdayaan melalui program pelatihan yang diberikan kepada wanita ultra mikro yang diselenggarakan di Gua Sunyaragi, Cirebon, Jawa Barat kepada 500 nasabah PNM Mekaar (yang terdiri dari Mekaar Cabang Harjamukti, Lemahwungkuk, Lemahwungkuk 2, Mundu, Mundu 2, Kejaksan, Gunungjati, Kesambi, Suranenggala, dan Gunungjati 2). Pelatihan ini dikenal sebagai sosialisasi antar nasabah PNM yaitu PKU Akbar. Selanjutnya, acara dihadiri oleh Fredy Nasution selaku Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon, Muhammad Komar selaku Pemimpin PNM Cabang Cirebon, Lis Trisnawanah selaku pemateri dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kevin selaku pemateri dari Merchant Acquisition Grab Food, dan Firdaus selaku pemateri dari Merchant Acquisition Grab Mart.

Kegiatan PKU Akbar ini merupakan program pemberdayaan yang dirancang melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Pelatihan yang diberikan berupa sosialisasi perijinan usaha dan pemasaran digital yang sangat bermanfaat sehingga peserta difasilitasi dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) berbasis online dan menjadi merchant Grab. Selain itu, melalui kegiatan ini PNM juga menggelar Pameran Produk Usaha Nasabah sebanyak 18 nasabah PNM Mekaar yang usaha nya meliputi aneka fashion, makanan, minuman dan kerajinan seperti daster, aneka kue, minuman jelly, kerajinan manik-manik, dll.

PNM melalui program PKU, memberikan pelatihan yang diberikan juga bersifat pendampingan antar PNM dengan nasabah yang bertujuan mendorong para nasabah PNM agar dapat meningkatkan pengetahuan dengan pentingnya memiliki perijinan usaha (NIB) sehingga legalitas usahanya terjamin sehingga dapat meningkatkan fasilitas pembiayaan dari perbankan, peluang mendapatkan pelatihan, dan kesempatan mengikuti pengadaan barang atau jasa pemerintah yang bisa menambah kesejahteraan keluarga sehingga nasabah PNM naik kelas. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung para nasabah untuk digitalisasi agar usaha nya terus berkembang pesat di pasar online sehingga pemasaran nya semakin luas.

Sebagai informasi, hingga 17 Juni 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 129,76 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 11,921 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.493 kantor layanan PNM Mekaar dan 688 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 422 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan.

News

PNM Menggelar Pelatihan Kepada Perempuan Ultra Mikro Hingga Dapat NIB Di Samarinda

June 18, 2022

Samarinda – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) semakin aktif melakukan pemberdayaan melalui program pelatihan yang diselenggarakan di Hotel Amaris, Samarinda kepada 100 nasabah PNM Mekaar (yang terdiri dari Mekaar Samarinda Utara, Samarinda Seberang, dan Samarinda Ulu). Temu Usaha Nasabah Mekaar (TUNM) merupakan program pemberdayaan PNM berupa pelatihan dari Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang diselenggarakan kepada pelaku usaha ultra mikro (nasabah PNM Mekaar). Pelatihan yang diberikan berupa sosialisasi perijinan usaha berbasis online yang sangat bermanfaat sehingga seluruh peserta langsung bisa mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) pada saat pelatihan.

Acara dihadiri oleh Frederickus Yuga Prassojo selaku Kepala Pemasaran dan Penjualan Pegadaian Area Samarinda, dan Yazdi Anugrah selaku Pemimpin PNM Cabang Samarinda.

Melalui program PKU, pelatihan yang diberikan merupakan bentuk dari pemberdayaan PNM, yang bertujuan bagi nasabah Mekaar agar bisa meningkatkan pengetahuan dengan pentingnya memiliki perijinan usaha atau NIB sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan naik kelas.

Sebagai informasi, hingga 16 Juni 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 129,43 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 11,908 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.492 kantor layanan PNM Mekaar dan 688 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 422 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan.

News

PNM Menggelar Pelatihan Kepada Nasabah Ultra Mikro Hingga Dapat NIB Di Subang

June 17, 2022

Subang – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) semakin aktif melakukan pemberdayaan melalui program pelatihan yang diberikan kepada wanita ultra mikro dan diselenggarakan di D’king Resto, Subang, Jawa Barat kepada 100 nasabah PNM Mekaar pada tanggal 15 Juni 2022. Kemudian, pelatihan selanjutnya dilakukan di Rumah Makan Gala, Subang, Jawa Barat kepada 50 nasabah PNM Mekaar pada tanggal 17 Juni 2022. Pelatihan ini dikenal sebagai Temu Usaha Nasabah Mekaar (TUNM). Kegiatan ini merupakan program pemberdayaan yang dirancang melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Pelatihan yang diberikan berupa sosialisasi perijinan usaha sangat bermanfaat sehingga seluruh peserta langsung mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) berbasis online.

Acara dihadiri oleh H. Dadang Kurnianudin selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Subang, Jimi Hermansyah selaku Pemimpin PNM Cabang Subang, dan Dian Herdiana selaku Pemateri Pelatihan.

Melalui program PNM PKU, pelatihan yang diberikan juga bersifat pendampingan antar PNM dengan nasabah yang bertujuan mendorong nasabah Mekaar agar dapat meningkatkan pengetahuan dengan pentingnya memiliki perijinan usaha atau NIB sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan naik kelas.

Sebagai informasi, hingga 16 Juni 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 129,43 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 11,908 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.492 kantor layanan PNM Mekaar dan 688 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 422 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan.

News

PNM Menggelar Pelatihan Kepada Wanita Ultra Mikro Hingga Dapat NIB Di Garut

June 13, 2022

Jakarta – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) semakin aktif melakukan pemberdayaan melalui program pelatihan yang diselenggarakan di Favehotel Cimanuk Garut, Jawa Barat kepada 300 nasabah PNM Mekaar. Pelatihan ini dikenal sebagai Temu Usaha Nasabah Mekaar (TUNM), peserta merupakan nasabah PNM Mekaar yang terdiri dari 6 Cabang (yaitu Karangpawitan 3, Sukawening, Wanaraja, Pangatikan, Pangatikan 2, Cibatu Garut 2). Pelatihan yang diberikan sangat bermanfaat sehingga 300 nasabah mendapat Nomor Induk Berusaha (NIB). Selain itu, sebagai bentuk dari holding ultra mikro antara PNM dan BRI peserta juga diberikan materi tentang pentingnya menabung dan bertransaksi digital sehingga menjadi agen BRI Link.

Acara dihadiri oleh Drs. Wahyudijaya M.Si selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Garut, Drs. Wanwan Arief Gunawan M.Si selaku Kepala Bidang Perizinan Ekonomi dan Sumber Daya Alam DPMPTSP, Miftakhul Huda selaku MPM BRI Cabang Garut, dan Abu Hassan selaku Pemimpin PNM Cabang Garut. Harapannya nasabah Mekaar dapat meningkatkan pengetahuan dengan pentingnya memiliki NIB, menabung di bank dan paham akan transaksi digital, serta mengembangkan usaha, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi program PNM PKU yang membina para pelaku usaha terutama ibu-ibu agar memiliki ijin usaha seperti NIB” kata Kepala DPMPTSP Garut, Drs. Wahyudijaya M.Si. Selanjutnya, Abu Hassan selaku Pemimpin PNM Cabang Garut menginfokan bahwa “Harapan saya kedepan semoga pelatihan yang sudah diberikan oleh PNM PKU bisa bermanfaat sehingga ibu-ibu paham dengan perijinan usaha dan juga memiliki legalitas usaha seperti NIB”.

Sebagai informasi, hingga 13 Juni 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 128,49 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 11,872 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.488 kantor layanan PNM Mekaar dan 688 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 422 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan.

News

Askrindo Syariah Perkuat Kerjasama dengan PNM, Dukung Pertumbuhan UMKM

September 30, 2021

Jakarta – PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah) bersama dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melalui PT Mitra Proteksi Madani (MPM) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama terkait penjaminan produk pembiayaan PNM Mekaar pada Rabu (29/9) di Le Meridien Hotel, Jakarta. Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama MPM, Akira Arifin, dan Direktur Pemasaran Askrindo Syariah, Supardi Najamuddin. Pada acara tersebut juga disaksikan oleh Sunar Basuki selaku Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PNM, Kindaris selaku Direktur Bisnis PNM, Rahfie Syaefulshaaf selaku EVP Pengembangan dan Legal PNM dan Direksi Askrindo Syariah.

“Kerja sama ini merupakan salah satu langkah Askrindo Syariah dalam rangka memperkuat perluasan dan pengembangan bisnis Askrindo Syariah dengan PNM. Disamping itu, kami mempertegas komitmen kerja sama dengan MPM – PNM guna peningkatan peluang usaha penjaminan di masa depan.” kata Soegiharto, Direktur Utama Askrindo Syariah.

Insya Allah, kedepannya kami (Askrindo Syariah) akan terus memperluas kerjasama dengan PNM melalui produk-produk penjaminan lainnya. Hal ini juga sebagai langkah Askrindo Syariah dalam memperluas pangsa pasar penjaminan bagi nasabah PNM.” tambah Soegiharto.

Sementara itu, Direktur Bisnis PNM menyatakan bahwa PNM akan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah Mekaar baik Mekaar Reguler dan maupun Mekaar Plus. Pelayanan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan kepuasan yang lebih kepada nasabah kami akan membantu perekonomian masyarakat.

“Sebelumnya, kami telah cukup lama menjalin kerja sama dengan Askrindo Syariah. Kerja sama selama ini sangat baik dan saling mendukung. Kedepannya diharapkan dengan komitmen bersama yang kuat, PNM dan Askrindo Syariah dapat maju bersama mendukung program pengembangan UMKM di Indonesia. Sektor UMKM di masa pandemi saat ini mendapat perhatian cukup besar dari pemerintah, hal ini dapat mendorong UMKM meningkatkan kemampuannya untuk terus berkembang.” ujar Kindaris.

Askrindo Syariah dan PNM telah melakukan kerjasama sejak tahun 2015, untuk produk PNM Mekaar nilai pencapaian Imbal Jasa Kafalah Sebesar Rp. 167 miliar lebih dari tahun 2018 hingga Mei 2021. Kerjasama penjaminan yang dilaksanakan oleh Askrindo Syariah dengan PNM ini, diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi masing-masing perusahaan.

News

Menteri Parekraf Sandiaga Uno Kunjungi PNM Bali

September 26, 2021

Denpasar– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno kembali menyapa nasabah PNM Mekaar dan ULaMM di Gianyar, Bali (25/9). Kunjungan Bapak Menteri Sandiaga Uno ini didampingi oleh Pimpinan Cabang PNM Bali Jimi Firmansyah beserta jajarannya.

Kunjungan Pak Menteri yang akrab disapa Sandiaga Uno ini juga dihadiri oleh Bupati Kabupaten Gianyar Bapak I Made Mahayastra, Wakil Bupati Kabupaten Gianyar Bapak Anak Agung Gde Mayun, Kepala  Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar Bapak Anak Agung Gede Putrawan dan Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Bapak Hariyanto.

Kegiatan kunjungan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kali ini merupakan rangkaian kegiatan sosialisasi pembiayaan PNM Mekaar dan ULaMM kepada nasabah, ada pula pertunjukan seni kreatif yang disajikan oleh pelaku seni Kabupaten Gianyar dari mulai musik, tari serta pameran produk dari pelaku UKM binaan Kabupaten Gianyar.

Dalam kunjungannya, Pak Menteri memberikan apresiasi ucapan terimakasih kepada PNM yang telah menjaga usaha ultra mikro tetap berjalan di masa pandemi serta meminta pelaku UMKM binaan Kabupaten Gianyar agar bisa bersinergi dengan PNM Mekaar dan ULaMM.

“Terimakasih kepada PNM yang telah membantu perekonomian dengan menjaga para pelaku UMKM tetap bertahan di tengah pandemi dan saya harap pelaku UMKM binaan Kabupaten Gianya bisa bersinergi dengan PNM baik mekaar maupun ULaMM”, ujar Sandiaga Uno.

Sebagai informasi, hingga 15 September 2021 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 89,14 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 10,8 jt nasabah. Saat ini PNM memiliki 2.985 kantor layanan PNM Mekaar dan 688 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 422 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan.

News

Deputi Jasa Keuangan Kementerian BUMN Ajak Nasabah PNM Purwakarta Go Digital

September 25, 2021

Purwakarta – Muhammad Khoerur Roziqin, Deputi Jasa Keuangan Kementerian BUMN mengunjungi dan berdialog dengan nasabah di rumah nasabah PNM Mekaar Purwakarta. Khoerur berdialog dengan dua nasabah PNM Mekaar; Ibu Nani Nuraeni, pemilik usaha simping khas Purwakarta dan Ibu Nani Susi Susanti, pemilik kerajinan wayang golek. Kunjungan ini didampingi oleh Sunar Basuki selaku Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PNM, Dodot Patria Ary selaku Sekretaris Perusahaan PNM, Endang Nurjani selaku Kepala Divisi Pengembangan Bisnis Mekaar PNM dan Mukti Subarnas selaku Pemimpin Cabang PNM Purwakarta.

Selain berdialog, mencicipi simping dari Ibu Nuraeni dan melihat wayang golek buatan Ibu Nani, Khoerur pun tidak lupa memberikan ibu-ibu nasabah apresiasi dan memberikan motivasi untuk terus semangat mengembangkan usahanya dan semakin mensejahterakan keluarganya. Ibu Nuraeni mengatakan, usaha simping itu sebagai warisan keluarganya. Selain itu, Khoerur juga menghimbau ibu-ibu nasabah agar tidak takut menghadapi perubahan terutama pada bidang digitalisasi.

“Saat ini aplikasi pasar online atau marketplace sudah menggantikan peran pasar tradisional di dunia digital. Karena itu, UMKM terutama nasabah PNM Mekaar wajib mengoptimalkan berbagai marketplace sehingga bisnisnya lebih efektif dan efisien. Apalagi wayang golek sangat berpotensi di Purwakarta, bahkan kualitasnya mampu bersaing. Selain itu, sudah sejak lama para pengrajin ini sudah ada, perlu kita kembangkan ke depan secara online.” jelas Khoerur belum lama ini.

Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PNM, Sunar Basuki tidak memungkiri bahwa pandemi turut mendorong akselerasi UMKM untuk akhirnya go digital. “Sekarang ini sejumlah UMKM yang bisa beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital tumbuh secara signifikan. Saya harap nasabah PNM Mekaar dan ULaMM dapat bertahan dan berkembang selama pandemi dengan berusaha mengoptimalkan aktivitas penjualan online juga” ujar Sunar.

Sebagai informasi, hingga 24 September 2021 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 90,89 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 10,8 jt nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.673 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 443 Kabupaten/Kota, dan 5.006 Kecamatan.

News

Dukung Pemberdayaan Masyarakat Pesisir, PNM Berikan Bantuan Sosial di Dusun Kuri Caddi

September 21, 2021

Makassar – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meresmikan pemberian akses air bersih, program Ruang Pintar dan pelatihan klasterisasi sektoral olahan hasil laut bagi nasabah PNM di Dusun Kuri Caddi, Desa Nisombalia, Kabupaten Maros pada hari Selasa, 21 September 2021. Pendistribusian bantuan ini secara simbolis diresmikan oleh Sunar Basuki selaku Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PNM dan Andi Syafril Chaidir Syam selaku Bupati Kabupaten Maros. Akses air bersih, pembangunan Ruang Pintar dan pelatihan klasterisasi sektoral olahan hasil laut ini adalah salah satu wujud peduli dan bentuk dukungan PNM dalam pemberdayaan masyarakat pesisir.

Sulkarnain, Kepala Desa Nisombalia mengatakan, sedari dulu Desa Nisombalia memang tidak pernah memiliki akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Selama ini, warga desa hanya memanfaatkan air dari luar kampung yg dibeli dalam kemasan jerigen yang harganya cenderung mahal, atau memanfaatkan air hujan. Akses air bersih bagi warga Dusun Kuri Caddi merupakan mimpi yang menjadi kenyataan.

“Pengadaan akses sumber air bersih ini tentunya kami harapkan akan membantu kebutuhan air bersih bagi warga Desa Nisombalia yang selama ini kesulitan mendapatkan akses sumber air bersih. Saya percaya, ketika akses air bersih didapat, warga dapat hidup lebih sehat, kesejahteraan keluarga lebih terjamin dan mampu berkarya lebih baik untuk memajukan kelompoknya” ujar Sunar.

Secara berkelanjutan, PNM membuka Ruang Pintar melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Ruang Pintar di Desa Nisombalia dibuka untuk memfasilitasi anak-anak dari nasabah PNM Mekaar dan masyarakat sekitar untuk belajar atau kegiatan lainnya secara daring. Ruang Pintar yang telah dibuka di Desa Nisombalia meliputi paket buku, paket alat tulis, paket gizi, akses internet, komputer, meja dan kursi, proyektor, rak buku, dan tempat cuci tangan. Melalui Ruang Pintar yang disediakan selama 1 tahun untuk anak-anak dari nasabah PNM Mekaar dan masyarakat sekitar, PNM berharap ikut berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat prasejahtera yang kesulitan untuk belajar online, khususnya di Dusun Kuri Caddi.

“Dengan adanya Ruang Pintar ini, kami berharap dapat membantu mengurangi beban pengeluaran orang tua yang anaknya melakukan kegiatan pembelajaran jarak jauh. Ruang Pintar juga diharapkan berperan besar dalam melakukan pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan aksesibilitas informasi melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet untuk anak-anak dari nasabah PNM dan warga Dusun Kuri Caddi” ujar Sunar.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pembukaan pendampingan dan pelatihan klasterisasi sektoral olahan hasil laut untuk ibu-ibu nasabah di Dusun Kuri Caddi dalam rangka membantu meningkatkan kemampuan dan keterampilan bagi para nasabah PNM, sebagai bentuk komitmen PNM untuk terus mendorong pemberdayaan UMKM.

“Warga Dusun Kuri Caddi untuk membeli air di luar dusun harus merogoh kocek hingga 120 sampai 150 ribu. Hari ini, dengan peresmian program PNM untuk Dusun Kuri Caddi, kira-kira dengan 5 ribu rupiah kita bisa mendapatkan air bersih. Ini adalah perubahan positif yang signifikan. Setelah ini, harapannya Dusun Kuri Caddi menjadi desa wisata dengan terpenuhinya semua unsur wisata yang memiliki potensi daya tarik” ujar Andi.

Sebagai informasi, hingga 15 September 2021 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 89,14 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 10,8 jt nasabah. Saat ini PNM memiliki 2.985 kantor layanan PNM Mekaar dan 688 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 443 Kabupaten/Kota, dan 5.006 Kecamatan.