Rupiah Perlahan Menguat Setelah Dibuka Melemah di Level Rp16.900 per Dolar AS

BRIEF.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah perlahan menguat setelah dibuka melemah di level Rp16.900 per dolar Amerika Serikat (AS) pada sesi I perdagangan akhir pekan, Jumat (20/2/2026).

Berdasarkan data transaksi antarbank hari ini, kurs rupiah dibuka melemah 0,05% atau 9 poin menjadi Rp16.903 per dolar AS dari level sebelumnya Rp16.894 per dolar AS.

Sementara di pasar spot nilai tukar rupiah dibuka merosot 0,12% menjadi Rp16.900 per dolar AS. Meski demikian, nilai tukar rupiah perlahan berbalik menguat, seiring pengumuman kesepakatan tarif impor AS-Indonesia.

Meskipun Indonesia membebaskan bea masuk alias tarif 0% untuk produk impor dari AS, investor meyakini surplus neraca perdagangan tetap akan meningkat, mengingat komoditas unggulan Indonesia yang diimpor ke AS juga dikenai tarif 0%.

Apalagi AS merupakan negara pengimpor komoditas non-migas unggulan Indonesia, seperti kulit, rajutan, sepatu, hingga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Hingga pukul 13:00 WIB, nilai tukar rupiah terpantau bergerak di zona hijau dan berada di level Rp16.876 per dolar AS. Hal ini menandai penguatan rupiah setelah tertekan akibat lonjakan indeks dolar AS sepanjang pekan ini.

Pada perdagangan hari ini, indeks dolar masih bergerak di zona hijau dengan menguat 0,14% atau 0,14 poin di level 97,98. Hal itu, membuat sejumlah mata uang Asia melemah.

Pergerakan indeks dolar AS cednerung terbatas, karena investor terus mencermati perkembangan terbaru dari Timur-Tengah, seiring negosiasi AS dan Iran terkait kesepakatan nuklir.

Presiden AS, Donald Trump, menyatakan AS hanya memberi waktu antara 10 hari sampai 15 hari untuk menuntaskan perundingan kesepakatan nuklir dengan Iran.

Jika kedua negara tidak mencapai kesepakatan, AS siap mengambil tindakan tegas terhadap Iran. Terkait dengan itu, AS telah mengirim pasukan militer ke Timur Tengah dakam jumlah besar sejak Perang Irak.

Hal ini, memicu kekhawatiran investor sehingga memilih mengamankan modal ke logam mulia yang dinilai sebagai aset safe haven atau paling aman di tengah ketidakpastian global.

Untuk perdagangan hari ini, nilai tukar ruipiah diprediksi bergerak fluktuatif dengan kecednerungan melemah terbatas di level Rp16.780 per dolar AS hingga Rp16.910 per dolar AS. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Iran Setuju Buka Selat Hormuz, Jamin Keamanan Pelayaran Kapal Tanker

BRIEF.ID - Pemerintah Iran setuju membuka Selat Hormuz dan...

Cadangan Devisa Turun US$3,7 Miliar Sepanjang Maret 2026 untuk Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

BRIEF.ID - Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa...

IHSG Melaju ke Level 7.200 Ditopang Aksi Borong Saham 4 Bank Besar

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Harga Minyak Dunia Terhempas dari Level US$100 per Barel Setelah Iran Setuju Buka Selat Hormuz

BRIEF.ID - Harga minyak dunia terhempas dari level US$100...