Rupiah Masih Melemah Jelang Rilis Inflasi AS Pekan Ini

BRIEF.ID – Nilai tukar rupiah (kurs) rupiah masih melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (22/7/2024).

Pada awal perdagangan Senin pagi, rupiah dibuka turun 44 poin atau 0,27 persen menjadi Rp16.235 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.191 per dolar AS.

Kurs rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi terhadap dolar AS menjelang rilis inflasi AS pada pekan ini. Hal itu, juga dipicu keuptusan bank sentral China yang memotong suku bunga pinjaman hingga 10 basis poin.

Keputusan bank sentral China menurunkan suku bunga pinjaman memberikan sentimen positif untuk aset berisiko termasuk rupiah.

Pergerakan rupiah sulit menguat terhadap dolar AS, kecuali data inflasi AS yang akan dirilis pekan ini mengalami penurunan.

Diperkirakan pergerakan rupiah hari ini masih berpotensi melemah ke arah Rp16.220 per dolar AS, dengan potensi support di sekitar Rp16.150 per dolar AS.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Investor Asing Mulai Kembali ke Indonesia, Tae Yong Shim Ungkap Sinyal Kebangkitan Saham dan Obligasi

BRIEF.ID - Investor asing mulai kembali menempatkan dananya di...

Rupiah Menguat Seiring Tren Pelemahan Yield US Treasury dan Indeks Dolar AS

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah menguat terhadap dolar...

IHSG Melemah Imbas Aksi Profit Taking, Lebih Dari 300 Saham Turun Harga

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rosan: Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Urea di Vladivostok

BRIEF.ID — Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM merangkap CEO...