BRIEF.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) loyo pada pembukaan perdagangan akhir pekan, Jumat (9/8/2024), setelah perkasa selama 2 hari berturut-turut.
Berdasarkan data transaksikan antarbank di Jakarta hari ini, rupiah melemah 0,28% atau 44 poin menjadi Rp15.938 per dolar AS dari Rp15.894 per dolar AS pada penutupan perdagangan kemarin, Kamis (8/8/2024).
Kurs rupiah kembali tertekan di tengah menguatnya kembali (rebound) dolar AS dan kenaikan imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat (AS).
Pasar keuangan AS berbalik positif seiring pengumuman Departemen Tenaga Kerja terkait data pengangguran mingguan yang mencapai 233.000 atau lebih rendah dari perkiraan sebesar 240.000.
Pelemahan rupiah juga dipengaruhi sentimen negatif dalam negeri terkait rilis data penjualan ritel Indonesia pada hari ini, yang diperkirakan akan turun -1.7%.
Untuk perdagangan hari ini, kurs rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp15.850 per dolar AS sampai Rp16.000 per dolar AS.