BRIEF.ID – Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani menemui Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet, Selasa (6/1/2026) pertemun Rosan dan Presiden membahas tentang perkembangan 5 titik proyek hilirisasi Danantara, yang akan di-groundbreaking awal Februari 2026.
“Proyek hilirisasi ini akan dilaksanakan di sejumlah provinsi di Indonesia dengan nilai investasi sebesar US$ 6 miliar atau sekitar Rp 100 triliun,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Agenda strategis lainnya yang dibahas dalam pertemuan tersebut, di antaranya perkembangan proyek Waste to Energy yang berfokus pada penertiban pengelolaan sampah. Pemerintah menaruh perhatian besar pada program ini karena dinilai mampu memberikan manfaat lingkungan sekaligus nilai tambah ekonomi.
“Perkembangan Projects Waste to Energy (Penertiban Pengelolaan Sampah) akan mengatur volume sampah terbuka tidak hanya berkurang namun akan sangat bermanfaat dari segi ekonomi,” jelas Seskab.
Pertemuan tersebut, lanjutnya, mencerminkan komitmen Presiden Prabowo mendorong percepatan hilirisasi industri, peningkatan investasi strategis, serta pengembangan ekonomi berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan di berbagai daerah. (nov)


