Putra Mahkota Reza Pahlavi Serukan Pemimpin Dunia Tingkatkan Tekanan pada Iran

BRIEF.ID – Pihak Kepolisian melaporkan, sekitar 250.000 orang berdemonstrasi, pada  Sabtu (14/2/2026) menentang pemerintah Iran di sela-sela pertemuan para pemimpin dunia di Jerman. Aksi digelar menanggapi seruan Putra Mahkota Iran yang diasingkan, Reza Pahlavi, untuk meningkatkan tekanan internasional terhadap Teheran.

Sambil  menabuh genderang dan meneriakkan seruan untuk perubahan rezim, demonstrasi besar dan riuh di Munich itu merupakan bagian dari apa yang digambarkan Pahlavi sebagai “hari aksi global” untuk mendukung rakyat Iran setelah protes nasional yang mematikan. Ia juga menyerukan demonstrasi di Los Angeles, Amerika Serikat (AS) dan Toronto, Kanada. Polisi mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa jumlah demonstran mencapai sekitar 250.000, lebih banyak dari yang diperkirakan penyelenggara.

“Perubahan, perubahan, perubahan rezim,” teriak kerumunan besar itu, sambil mengibarkan bendera hijau-putih-merah dengan lambang singa dan matahari. Iran menggunakan bendera itu sebelum Revolusi Islam 1979 yang menggulingkan dinasti Pahlavi.

Dalam konferensi pers, Pahlavi memperingatkan akan lebih banyak kematian di Iran jika “negara-negara demokrasi hanya berdiam diri dan menonton” setelah penindakan brutal Iran terhadap para demonstran bulan lalu.

“Kita berkumpul di saat yang sangat berbahaya untuk bertanya: Akankah dunia berdiri bersama rakyat Iran?” tanyanya. Ia menambahkan bahwa kelangsungan pemerintahan Iran “mengirimkan sinyal yang jelas kepada setiap penindas: bunuh cukup banyak orang dan Anda akan tetap berkuasa.”

Sekitar 350.000 orang berbaris di jalan-jalan Toronto sebagai bagian dari Aksi Hari Global, kata juru bicara Kepolisian Toronto, Laura Brabant.

Pada aksi di Munich, para demonstran mengenakan topi merah “Make Iran Great Again”, meniru topi MAGA yang dikenakan oleh pendukung Presiden AS Donald Trump. Di antara mereka yang mengenakan topi tersebut adalah Senator AS Lindsey Graham, seorang Republikan dari Carolina Selatan yang memberikan pidato kepada kerumunan di mana ia difoto sambil memegang topi tersebut.

Banyak peserta unjuk rasa mengacungkan plakat bergambar Pahlavi, beberapa di antaranya menyebutnya sebagai raja. Putra Shah Iran yang digulingkan ini telah berada di pengasingan selama hampir 50 tahun tetapi berusaha memposisikan dirinya sebagai pemain dalam masa depan Iran.

Kerumunan massa meneriakkan “Pahlavi untuk Iran,” dan “demokrasi untuk Iran” diiringi dentuman drum dan simbal.

“Kami memiliki harapan besar dan berharap rezim akan berubah,” kata Daniyal Mohtashamian, seorang demonstran yang datang dari Zurich, Swiss, untuk berbicara mewakili para pengunjuk rasa di Iran yang menghadapi penindasan.

“Ada pemadaman internet, dan suara mereka tidak terdengar di luar Iran,” katanya.

Sekitar 500 pengunjuk rasa juga berunjuk rasa di luar istana presiden di Nicosia, Siprus, dengan banyak yang mengangkat spanduk bertuliskan slogan menentang pemerintah Iran dan mendukung Pahlavi.

Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia yang berbasis di AS mengatakan setidaknya 7.005 orang tewas dalam protes bulan Februari 2026, termasuk 214 pasukan pemerintah. Kantor berita ini akurat dalam menghitung kematian selama putaran kerusuhan sebelumnya di Iran dan bergantung pada jaringan aktivis di dalam Iran untuk memverifikasi kematian.

Pemerintah Iran memberikan satu-satunya angka kematian pada 21 Januari, dengan mengatakan 3.117 orang tewas. Rezim teokrasi Iran di masa lalu telah meremehkan atau tidak melaporkan korban jiwa dari kerusuhan sebelumnya. (Associated Press/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Imlek, Perayaan Harapan Baru

BRIEF.ID - Tahun Baru Imlek atau Festival Musim Semi...

Harga Kakao Turun, Bukan Jaminan Cokelat Hari Valentine Menjadi Lebih Murah

BRIEF.ID – Harga kakao meningkat lebih dari dua kali...

“The Simpsons” Serial Televisi Terlama, Gambaran Keluarga Berjari Empat Menolak Menua

BRIEF.ID – Siapa tidak kenal The Simpsons, serial animasi...

Neneng Herbawati: Jangan Gampang Menyerah, Konsisten Menjaga Nilai, dan Berintegritas Membangun Jejaring

BRIEF.ID – Seseorang  yang pernah berada di titik jatuh...