BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa saat ini, Indonesia sedang menuju era swasembada pangan, yang tidak bergantung pada impor.
“Kita juga buktikan bahwa kita sekarang sudah swasembada beras, kita menuju swasembada pangan,” kata Presiden Prabowo pada “Indonesia Economic Outlook 2026” di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026).
Kepala Negara mengatakan, produksi beras Indonesia pada tahun 2025 adalah sebesar 34,7 juta ton, naik 13% dari tahun 2024.
“Sekarang, cadangan beras di Bulog bulan Juli 2025 adalah 4,2 juta ton, adalah tertinggi sepanjang sejarah bangsa kita. Dan, sampai sekarang pun cadangan yang sudah ada masih sangat tinggi,” jelas Kepala Negara.
Ia menyampaikan, swasembada pangan merupakan prioritas utama pemerintah untuk menjamin ketahanan nasional, stabilitas harga, serta kesejahteraan petani. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan produksi beras dan komoditas strategis lain melalui modernisasi pertanian, optimalisasi lahan, serta penguatan cadangan pangan pemerintah.
Selain itu, Pemerintah juga mendorong kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk mempercepat pencapaian target tersebut. Selain itu, peran Perum Bulog diperkuat dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasar domestik. (nov)


