Perang Siber Makin Masif Seiring Memanasnya Konflik Geopolitik Timur Tengah

BRIEF.ID – Perang siber (cyber war) makin masif seiring memanasnya konflik geopolitik Timur Tengah pascaserangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran.

Seperti dilansir Bloomberg, perang siber antara Israel dan Iran meningkat dalam sepekan terakhir, pascaserangan AS-Israel, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Khamenei, pada 28 Februari 2026.

Serangan siber yang dilancarkan Israel maupun Iran sama-sama menargetkan obyek vital seperti perusahaan energi hingga pemadaman internet, yang melibatkan kelompok hacker.

Dilaporkan pascaserangan AS-Israel, Iran di bawah kepemimpinan Mojtaba Khamenei meluncurkan serangan siber dengan melibatkan kelompok hacker, yang dikenal dengan nama APT Groups.

Operasi dilakukan melalui beberapa grup kecil seperti APT35 dengan pola serangan spear-phishing pada WhatsApp serta situs web palsu untuk mengumpulkan kredensial dari personel pertahanan.

Aksi serangan siber juga dilakukan menggunakan Cloudflare dengan tujuan menyembunyikan infrastruktur Command and Control (C2). Pelakunya dikenal dengan nama APT34.

Laporan DSCI yang dikutip Ampcus Cyber, Senin (9/3/2026), menyebut serangan siber yang dilakukan Iran juga melibatkan kelompok bernama Handala Hack dengan pola pengambilan data dan operasi destruktif.

“Penyerangan yang dilakukan menyasar infrastruktur kritis seperti perusahaan energi di Israel hingga infrastruktur bandara di negara-negara seperti Bahrian hingga UAE,” demikian laporan DSCI.

Alexander Leslie, analis ancaman di perusahaan keamanan siber Recorded Future Inc, menyampaikan hacker yang didukung Iran kerap melakukan serangan, namun secara skala kesuksesan tergolong gagal. Jumlah hacker yang terlibat dalam serangan siber, juga menurun.

Saar konflik militer pada Tahun 2025, jumlah hacker yang dilibatkan Iran dalam serangan siber mencapai 137 kelompok. Sementara dalam perang siber pasca serangan AS-Israel, jumlah kelompok hacker yang didukung Iran untuk melakukan serangan siber hanya sebanyak 17.

John Hultquist, analis utama di Google Threat Intelligence Group milik Alphabet Inc, mengatakan hacker pro Iran selalu mengeklaim keberhasilan atas penyerangan mereka ke infrastruktur kritis Israel.

“Mereka juga membuat pernyataan untuk publikasi melalui media sosial, yang bertujuan untuk membesar-besarkan dampak serangan siber yang dilakukan terhadap Israel,” ungkap John Hultquist.

Pernyataan senada disampaikan Pendiri GreyNoise, Andrew Morris. Menurut dia, kelompok hacker yang didukung Iran menyebar video hoax di media sosial, yang menunjukkan keberhasilan serangan balasan Iran ke Israel.

Sementara itu, Firma intelijen siber GreyNoise Intelligence Inc, melaporkan bahwa saat militer Israel menyerang kompleks militer di Tehran, komputer yang terkait aktivitas peretas yang didukung pemerintah Iran menghilang dari internet.

GreyNoise menyatakan lalu lintas lintas jaringan yang berasal dari Iran yang diamati oleh perusahaan keamanan siber tersebut berhenti pada waktu itu, termasuk empat alamat IP Iran yang offline secara bersamaan.

Gangguan tersebut berkorelasi dengan serangan IDF terhadap kompleks yang menampung unit perang siber Iran, menurut firma ini yang kerap memantau internet untuk perilaku berbahaya, dilansir dari Bloomberg News.

“Iran mewakili kelompok besar dari mereka yang berafiliasi dengan negara yang dilacak oleh perusahaan keamanan. Sebagian dari itu akan berhenti karena orang-orang yang melakukannya sudah tewas,” tutur Morris.

Dia mengungkapkan, serangan AS-Israel ke Iran diikuti lumpuhnya perangkat situs menunjukkan bahwa aktivitas siber dan jaringan internet mereka hancur atau terganggu akibat kehilangan daya atau koneksi secara tiba-tiba.

Laporan Unit 42 dari PaloAlto juga menyebut konektivitas internet Iran turun drastis menjadi sekitar 1%–4% setelah serangan tersebut, sehingga menyulitkan operasi kelompok hacker yang didukung Iran. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kemhan Turki Sebut Puing Rudal Iran Jatuh di Lahan Kosong

BRIEF.ID - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Turki mengatakan puing-puing dari...

Jepang Kutuk Tindakan Iran Serang Warga Sipil di Negara Teluk

BRIEF.ID - Menteri Luar Negeri (Menlu) Jepang Toshimitsu Motegi...

Waspada STNK dan BPKB Palsu Saat Beli Kendaraan Bekas

BRIEF.ID - Kepolisian berhasil mengungkap praktik pemalsuan dokumen kendaraan...

Kejagung Geledah Rumah eks Komisioner dan Kantor Ombudsman Terkait Kasus Korupsi

BRIEF.ID - Tim penyidik Kejaksaan Agung geledah rumah pribadi...