BRIEF.ID – Pemimpin oposisi Venezuela, María Corina Machado bertemu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Gedung Putih, Washington DC, pada Kamis (15/1/2026).
Pertemuan itu membahas masa depan Venezuela meskipun Presiden Trump sempat meragukan Machado sebagai tokoh yang akan mengambil alih kepemimpinan di negeri kaya minyak itu, pasca serangan militer yang menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro, di Caracas, pada Sabtu (3/1/2026).
Maduro dan istrinya yang ditangkap di sebuah kompleks yang dijaga ketat di Caracas telah dibawa ke New York, AS untuk diadili atas tuduhan perdagangan narkoba.
Presiden Trump menjamu peraih Nobel Perdamaian Machado, setelah sempat meragukan kredibilitasnya untuk memimpin Venezuela dan menimbulkan keraguan tentang komitmennya yang dinyatakan untuk mendukung pemerintahan demokratis di negara itu.
Pertemuan ini terjadi ketika Presiden sementara Delcy Rodríguez menyampaikan pidato kenegaraan pertamanya sejak AS menggulingkan pendahulunya, Maduro, kurang dari dua minggu lalu. Trump dan para penasihat utamanya telah mengisyaratkan kesediaan mereka untuk bekerja sama dengan Rodríguez, yang merupakan wakil presiden Maduro. (Associated Press/nov)


