BRIEF.ID – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, secara fundamental perekonomian Indonesia kuat. Fluktuasi nilai tukar yang terjadi belakangan ini merupakan dinamika pasar yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan.
“Ya, rupiah kan seperti biasa kan berfluktuasi. Tetapi kita lihat secara fundamental kuat,” kata Airlangga dikutip dari laman resmi Sekretariat Negara, Kamis (27/3/2025).
Airlangga menyebutkan beberapa faktor pendukung seperti ekspor yang kuat, cadangan devisa yang solid, serta neraca perdagangan yang positif.
Selain itu, kebijakan pemerintah yang mewajibkan penempatan devisa hasil ekspor (DHE) disimpan di dalam negeri, juga berkontribusi bagi ketahanan nilai tukar.
“Kita punya ekspor juga bagus, kita punya cadangan devisa juga kuat, neraca perdagangan bagus. Jadi dengan demikian fundamental kita bagus. Plus kita kan sudah melaksanakan yang namanya devisa hasil ekspor. Jadi kita tidak ter-corner ke depan,” jelas Airlangga.
Airlangga juga menekankan bahwa sektor industri Indonesia memiliki daya tahan dalam menghadapi dinamika ekonomi, termasuk fluktuasi nilai tukar rupiah. Pemerintah juga terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi agar dunia usaha dapat berjalan dengan baik.
Pemerintah optimistis, fundamental ekonomi yang kuat dan langkah-langkah strategis pemerintah, nilai tukar rupiah dapat kembali stabil dan menguat dalam waktu dekat. (nov)