BRIEF.ID – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terlihat sangat gembira saat mendatangi Gedung High End di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2024).
Megawati yang datang bersama Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo disambut Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo selaku tuan rumah. Megawati berada di Gedung High End untuk menghadiri rapat rutin Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud.
Saat akan melangkah menuju Lantai 5 Gedung High End, Megawati, Ganjar, Hary Tanoesoedibjo, dan Hasto dihadang seorang murid SD kelas 2 bernama Edmund Gultom.
Edmund dengan caranya yang jenaka meminta foto bersama Megawati. Uniknya, usai berfoto, Megawati meminta Edmund untuk melafalkan Pancasila. Suasana menjadi sangat riang dan penuh tawa, lantaran Edmund berhasil menyebutkan dengan lancar Pancasila dari sila pertama hingga sila kelima.
Foto bersama berlangsung dalam suasana riang gembira. Diketahui, Edmund Gultom sedang menemani ibunya yang bertugas di Gedung High End. Usai berfoto, Ganjar secara spontan menayanakan kepada Edmund apakah hafal Pancasila.
“Kamu hafal Pancasila enggak? Coba Pancasila hayo,” tanya Ganjar.
Megawati yang berdiri disamping Edmund pun merangkul dengan hangat.
“Pancasila, satu, Ketuhanan yang Maha Esa,” ucap Edmund yang disambut kata “Sip” oleh Megawati.
“Dua, kemanusiaan yang adil dan beradab,” sambungnya.
Megawati pun mengkoreksi perkataan Edmund yang kurang jelas saat membacakan sila kedua.
“Kemanusiaan yang adil dan beradab, yes,” ujar Megawati.
Megawati pun menuntun Edmund untuk membacakan sila ketiga. Sambil mengacungkan tiga jari tangan kanannya, Presiden kelima RI itu meminta Edmund membacakan sila ketiga. Megawati sempat melempar canda dan guyon saat Edmund menyebutkan sila ketiga.
“Tiga, tiga itu Pak Ganjar,” kata Megawati sambil tertawa.
Mendengar itu, Ganjar, Hasto dan Hary Tanoesoedibjo tersenyum. Edmund pun melanjutkan sila ketiga “Tiga, persatuan Indonesia,” ucapnya.
Edmund lalu melanjutkan membacakan sila keempat dan kelima Pancasila.
“Empat, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawarakatan perwakilan”.
“Lima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutup Edmund.
Mendengar itu, Megawati, Ganjar, Hary Tanoe, dan Hasto mengapresiasi Edmund. Ganjar bahkan bertepuk tangan.
Sementara itu, Megawati pun mengusap kepala sambil merapihkan rambut Edmund. Hary Tanoe berkelakar jika Edmund akan dapat sepeda setelah membacakan Pancasila. Namun, Megawati tak ingin Edmund diberi hadiah sepeda.
“Jangan sepeda lah. Maunya kamu apa?” tanya Megawati.
“Pingin Rumah,” jawab Edmund yang langsung direspons tawa oleh Megawati, Ganjar, Hasto dan Hary Tanoe.
“Kalau mainan rumah boleh ya,” ucap Megawati melempar candanya.
Setelah itu, Megawati mengajak Edmund untuk tos dan bersalaman. Begitu juga dengan Ganjar. Selanjutnya, Megawati, Ganjar, Hary Tanoe, dan Hasto melangkahkan kaki untuk lokasi rapat mingguan TPN di Lantai 5.
Hadir pula, Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, Ketua TPN Arsjad Rasyid, dan jajaran TPN lainnya.