BRIEF.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menembus angka 10.000, pada akhir tahun ini.
Keyakinan itu diungkapkan Menkeu seiring makin kokohnya fondasi ekonomi nasional sehingga akan mendorong pertumbuhan pasar saham dalam negeri.
“Penguatan IHSG mencerminkan keyakinan pelaku pasar pada arah kebijakan ekonomi pemerintah. Tadi IHSG naik. Ini mencerminkan optimisme pelaku pasar bahwa ekonomi kita akan terus membaik,” kata Menkeu usai menghadiri pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Pada pembukaan perdagangan, IHSG menguat hingga menyentuh level 8.700. Meski demikian, saham 4 bank besar justru terpuruk ke zona merah.
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terpangkas 0,98% atau Rp 50 menjadi Rp5.050 per lembar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) tergerus 2,29% atau Rp100 menjadi Rp4.270 per lembar, dan Pt Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) 0,82% atau Rp30 menjadi Rp3.630 per lembar. (nov)


