Kuartal II-2024, Pembiayaan Konsumer BSI Naik 15,91%

BRIEF.ID –  PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat,  pertumbuhan pembiayaan konsumer sebesar 15,91% secara tahunan (yoy) atau mencapai Rp 140 triliun pada kuartal II 2024. Pembiayaan konsumer itu didominasi  pembiayaan BSI Griya.

“Minat masyarakat terhadap pembiayaan KPR Syariah di BSI tumbuh positif. Animo masyarakat cukup antusias untuk mengajukan pembiayaan BSI Griya, portofolio primary market (rumah baru) mendominasi pembiayaan BSI Griya lebih dari 50 %, disusul oleh secondary market,” kata Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (27/9/2024).

Selain itu, masyarakat yang menghijrahkan KPR nya ke Bank Syariah melalui BSI Griya Hijrah mulai meningkat di tahun 2024. Anton menilai hal ini menunjukkan secara tidak langsung kesadaran masyarakat terhadap pembiayaan syariah meningkat.

Pembiayaan BSI Griya didominasi rata-rata penjualan rumah dengan harga Rp 500 juta ke atas dengan segmen nasabah pegawai, profesional maupun pengusaha yang melakukan pembelian rumah pertama.

Hal ini juga menjadi salah satu strategi BSI dalam menjaga kualitas pembiayaan yang sehat.

Anton menambahkan, penyaluran pembiayaan BSI Griya mempertimbangkan berbagai aspek yakni pembiayaan yang sehat dan berkualitas dengan tetap memperhatikan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

“Untuk meminimalisir risiko, BSI Griya fokus ke nasabah payroll eksisting yang berpotensi pembiayaan yang saat ini jumlahnya mencapai 1,1 juta nasabah,” jelasnya.

Selain itu, BSI Griya dengan dominasi Primary Market melakukan beberapa kerja sama dengan pengembang (developer) yang secara rekam jejak baik dengan kualitas bangunan terjaga.

Terbukti dengan ekspansi bisnis yang cepat, BSI mampu menjaga pembiayaan secara sehat dan pertumbuhan bisnis sustain dengan mitigasi risiko terkendali yang tercermin pada kualitas pembiayaan BSI Griya atau non performing financing (NPF) sebesar 2,26%. (Antara)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Indonesia Dorong Emas Jadi Pilar Baru Ekonomi Setelah CPO dan Nikel

BRIEF.ID - Indonesia kini mendorong emas menjadi pilar baru...

Indonesia Diprediksi Jadi Bright Spot Emerging Market di 2026

BRIEF.ID - Indonesia diprediksi menjadi bright spot emerging market...

Polri Mulai Terapkan KUHP dan KUHAP Baru

BRIEF.ID - Polri memastikan akan terapkan KUHP dan KUHAP...

Prediksi Ekonomi Dunia Tahun 2026 Versi The Economist dan WEF, Tahun Transisi Penuh Disrupsi

BRIEF.ID - Tahun 2026 dinilai menjadi tahun transisi penuh...