Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Sumbar Jadi 62 Orang, 25 Masih Hilang

BRIEF.ID – Korban tewas akibat banjir dan longsor di Sumatera Barat (Sumbar) bertambah menjadi 62 orang, dan 25 orang masih hilang hingga Rabu (15/4/2024) sore.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, menyampaikan petugas menemukan 4 korban tewas saat melakukan pencarian yang berakhir pada Rabu (15/3/2024) sore, sehingga menambah korban tewas dari 58 orang menjadi 62 orang.

Sementara 25 orang masih hilang dan petugas akan terus melakukan pencarian sampai batas waktu 6 hari setelah banjir dan longsor yang terjadi di Sumbar pada 11 Mei 2024.

Video yang dibagikan BNPB menunjukkan batang kayu, batu, dan lumpur berserakan di jalan, jembatan roboh, dan rumah-rumah rusak parah di Tanah Datar, salah satu dari tiga kabupaten di Sumatera Barat yang dilanda banjir disertai lahar dingin.

Aliran lahar dingin tersebut berasal dari Gunung Marapi, salah satu gunung berapi teraktif di Sumatera. Letusannya pada Desember 2023 menewaskan lebih dari 20 orang dan lebih banyak letusan terjadi sejak saat itu.

Suharyanto mengatakan, petugas akan terus membersihkan jalan-jalan utama yang tertutup batang pohon dan bebatuan serta lumpur guna membuka akses transportasi yang tertutup.

Sampai saat ini, tercatat 249 rumah, 225 hektar (556 acre) tanah termasuk sawah, 19 jembatan dan sebagian besar jalan utama rusak di tiga kabupaten dan satu kota di Sumbar. (Jeany Aipassa)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rayakan Lebaran Ketupat, Warga Keturunan Jaton Masak Nasi Jaha

BRIEF.ID - Warga keturunan Jawa Tondano (Jaton) di Kabupaten...

Indonesia Tempuh Upaya Negosiasi Respons Kebijakan Tarif Resiprokal AS

BRIEF.ID - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Pemerintah Indonesia...

Presiden Prabowo Temui PM Anwar Ibrahim di Kuala Lumpur, Malam Ini

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kuala Lumpur,...

BI Berkomitmen Jaga Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BRIEF.ID - Bank Indonesia (BI) berkomitmen untuk menjaga kestabilan...