BRIEF.ID – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo telah mengajukan calon pengganti kepada Presiden Prabowo Subianto menyusul pengunduran diri Juda Agung dari posisinya sebagai Deputi Gubernur.
Presiden selanjutnya akan mengusulkan calon Deputi Gubernur kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk melakukan proses fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan.
Di antara nama-nama yang diajukan ada Thomas Djiwandono yang kini menjabat Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Solikin Juhro, dan Dicky Kartikoyono. Solikin adalah nama yang disebut sebagai salah satu calon oleh Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun
Juda telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Deputi Gubernur BI kepada Presiden Prabowo, sejak 13 Januari 2026.
Ia memegang jabatan sebagai Deputi Gubernur BI berdasarkan Keputusan Presiden RI No.147/P Tahun 2021 tanggal 24 Desember 2021 dan mengucapkan sumpah jabatannya pada 6 Januari 2022. Sebelum menjabat Deputi Gubernur BI, Juda sempat menduduki jabatan Asisten Gubernur yang membawahi Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial periode 2020-2022.
“Atas kekosongan jabatan Deputi Gubernur tersebut, maka Gubernur Bank Indonesia telah merekomendasikan calon kepada Presiden,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (19/1/2026).
Ramdan menjelaskan bahwa langkah selanjutnya, Presiden mengusulkan dan mengangkat Deputi Gubernur terpilih sebagaimana persetujuan DPR RI sebagaimana diatur pada Pasal 41, Pasal 48, dan Pasal 50 UU Bank Indonesia sebagaimana terakhir diubah oleh UU Nomor 3 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).
Ia menyampaikan, bank sentral Indonesia akan tetap fokus pada tugas utama untuk mencapai dan memelihara stabilitas nilai tukar rupiah, memelihara kelancaran sistem pembayaran, dan menjaga stabilitas sistem keuangan yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
“Saat ini, Bank Indonesia akan fokus pada pelaksanaan Rapat Dewan Gubernur Januari 2026 yang keputusannya akan diumumkan pada Rabu, 21 Januari 2026,” kata Ramdan.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan nama Wamenkeu Thomas Djiwandono menjadi salah satu kandidat pengganti Deputi Gubernur BI.
Menurut Mensesneg, munculnya nama Wamenkeu berawal dari adanya surat pengunduran diri yang dilayangkan oleh Deputi Gubernur BI Juda Agung.
“Itu bermula dari adanya surat pengunduran diri dari salah satu Deputi Gubernur,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/1/2026). (nov)


